Berita

Sheikh Kamal al-Khatib

Dunia

Polisi Tangkap Wakil Ketua Gerakan Islam Israel Sheikh Kamal Al-Khatib

SABTU, 15 MEI 2021 | 10:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah eskalasi yang meningkat antara pasukan Israel dan militan Palestina di Jalur Gaza, pihak kepolisian Israel menahan wakil kepala gerakan Islam di Israel, Sheikh Kamal al-Khatib, dari rumahnya di Kota Kafr Kanna Galilea, Israel utara, pada Jumat (14/5) waktu setempat.

Sumber di Kafr Kanna mengatakan bahwa Al-Khatib ditangkap setelah polisi Israel mengepung lingkungan tempat tinggalnya, menembakkan gas ke rumah orang-orang di daerah tersebut dan di Masjid Omar Ibn Al-Khattab.

Sementara putranya mengatakan kepada televisi Aljazeera bahwa polisi dengan kasar menggerebek rumah dan menyerang anggota keluarga mereka.


Selain Al-Katib, polisi Israel juga menahan puluhan orang Arab pada Jumat (14/5)dan melukai beberapa lainnya dalam bentrokan yang meletus di beberapa kota Arab di dalam wilayah Israel.

Surat kabar Yediot Ahronoth melaporkan bahwa polisi menangkap sedikitnya 30 orang di Kafr Kanna, di daerah Galilea di Israel utara.

Pasca penangkapan Kamal al-Khatib terjadi bentrokan yang tak terhindarkan antara penduduk dan polisi Israel. Sebanyak sembilan orang Arab Israel terluka dalam kejadian tersebut, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (15/5).

Bentrokan sengit antara polisi dan pemukim Israel telah meletus di kota-kota Arab dan daerah-daerah di Israel pada minggu lalu. Ini terjadi di tengah ketegangan yang tengah berlangsung di Yerusalem Timur, di mana pasukan Israel melakukan tindakan kasar kepada jamaah di Masjid Al-Aqsa.

Ketegangan pun kini berpindah ke Gaza, di mana eskalasi militer meletus antara kelompok-kelompok perlawanan Palestina dan tentara Israel.

Tentara Israel melakukan hampir 30 serangan udara di Gaza utara, Anadolu Agency melaporkan.

Listrik terputus di sebagian besar wilayah di utara karena serangan yang menargetkan Direktorat Pendidikan dan rumah-rumah sipil.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya