Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Presiden Rusia Dan Sekjen PBB Desak Palestina Dan Israel Segera Hentikan Pertempuran

JUMAT, 14 MEI 2021 | 13:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengeluarkan pernyataan bersama yang isinya menyerukan diakhirinya pertempuran antara Israel dan Palestina.

Pernyataann itu disampaikan Putin saat melakukan konferensi video dengan Guterres, yang berada di Moskow dalam kunjungan kerja pada Kamis (13/5) waktu setempat.

Sebuah pernyataan oleh Kremlin mengatakan bahwa kedua pemimpin telah menambahkan suara mereka pada seruan untuk diakhirinya bentrokan yang telah mengguncang Jalur Gaza sejak Senin lalu.


"Mengingat eskalasi konflik Palestina-Israel baru-baru ini, mereka setuju bahwa prioritas saat ini adalah menghentikan kekerasan di kedua sisi dan menjamin keselamatan penduduk sipil," kata Kremlin, seperti dikutip dari CGTN, Jumat (14/5).

"Mereka menyatakan dukungan untuk solusi dua negara berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan dan norma hukum internasional yang diakui secara umum," lanjut Kremlin.

Menurut laporan AFP, tentara Israel telah melancarkan ratusan serangan udara di Jalur Gaza sementara militan Palestina telah meluncurkan lebih dari 1.000 roket dalam beberapa kekerasan terburuk dalam tujuh tahun.

Israel juga dilaporkan sedang mempersiapkan pasukan tempur dan sedang dalam "berbagai tahap mempersiapkan operasi darat," sebuah langkah yang mengingatkan serangan serupa selama perang Israel-Gaza pada 2014 dan 2008-2009.

Sebelumnya juru bicara Guterres, Stephane Dujarric mengatakan bahwa kepala PBB telah meminta kekuatan internasional untuk turut berpartisipasi mengakhiri ketegangan saat ini, untuk menghindari lebih banyak korban sipil.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya