Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan /Net

Dunia

Erdogan Ajak Presiden Kirgistan Dan Afghanistan Beri Pelajaran Kepada Israel

JUMAT, 14 MEI 2021 | 06:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah serangan Israel yang semakin intens ke Palestina, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dikabarkan menjalin komunikasi bersama pemimpin dari Kirgistan dan Afghanistan pada Kamis (13/5).

Kantor kepresidenan menyatakan, selain membahas sejumlah masalah bilateral dan perkembangan hubungan kedua negara, Erdogan juga sempat bertukar salam lebaran kepada Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

Selain itu, Erdogan juga mengatakan kepada Japarov bahwa Turki ingin mengajak Kirgistan bekerja sama untuk memberi 'pelajaran' kepada Israel.


"Presiden Erdogan menyatakan bahwa mereka ingin melihat Kyrgyzstan bersama Turki dalam inisiatif yang diluncurkannya di arena internasional agar pelajaran yang diperlukan dapat diberikan kepada Israel yang telah menyerang Masjid Al-Aqsa, Gaza dan Palestina," kata pernyataan kepresidenan, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (13/5).

Hal yang sama juga disampaikan Erdogan kepada Presiden Ghani. Erdogan mencatat pentingnya mengambil tindakan bersama di semua platform yang relevan untuk memobilisasi komunitas internasional dalam menghadapi serangan brutal Israel.

Erdogan juga dilaporkan telah membahas situasi di Palestina dengan mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohammad.

Ketegangan antara Israel dan Palestina terus meningkat sejak pengadilan Israel memerintahkan penggusuran keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur.

Penggusuran tersebut telah menyebabkan protes dari warga Palestina, bentrokan pun tak dapat dihindari. Sejumlah warga sipil, termasuk jamaah di Masjid Al-Aqsa banyak yang jadi korban kekerasan aparat Israel.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, suatu tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Selain membahas tentang serangan Israel, Erdogan juga menyatakan dukungan kepada Afghanistan dalam situasi terkini yang dihadapi negara itu.

"Turki akan terus mendukung Afghanistan dalam periode kritis ini seperti yang selalu terjadi," katanya, mengacu pada eskalasi kekerasan dan proses perdamaian yang sedang berlangsung di negara yang dilanda perang itu.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya