Berita

Ketua Umum PP GMKI, Jefri Gultom/Net

Politik

Teroris MIT Di Poso Kembali Berulah, PP GMKI Minta TNI Polri Turunkan Pasukan Terbaik

JUMAT, 14 MEI 2021 | 00:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi pembunuhan keji terhadap empat warga desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Selasa lalu (11/5), dikutuk banyak pihak.

Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Jefri Gultom, menduga kuat aksi pembunuhan keji itu dilakukan oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Pimpinan Ali Kalora.

"Kami turut berduka atas peristiwa ini. Aksi pembunuhan ini merupakan tindakan tidak manusiawi dan segera harus ditumpas TNI Polri," ujar Jefri Gultom, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Kamis (13/5).


PP GMKI menilai, TNI-Polri belum maksimal dalam menumpas habis kelompok teroris MIT yang sudah meresahkan masyarakat sejak 2015 itu.

TNI Polri memang telah melakukan banyak operasi dalam menumpas kelompok MIT yakni Operasi Camar Maleo, Operasi Tinombala, hingga Operasi Madago Raya pada 2021. Namun korban warga sipil masih terus berjatuhan, keamanan warga terganggu, bahkan aktivitas warga sebagai petani ikut terganggu.

"Dampak yang ditimbulkan bukan hanya keamanan, melainkan perekonomian masyarakat," terang Jefri.

Menurut Jefri, kinerja satgas operasi tidak berbanding lurus dengan anggaran negara yang dikucurkan karena tidak mampu menghentikan eksistensi kelompok teroris MIT di Sulawesi Tengah.

Oleh karena itu, PP GMKI mempertanyakan ribuan personel TNI-Polri yang sudah diturunkan memburu kelompok MIT yang berjumlah tidak sampai 30 orang, namun tidak pernah berhasil menumpas kelompok MIT.

PP GMKI meminta Panglima TNI dan Kapolri mengevaluasi kinerja satgas operasi Madago Raya.

Selain itu, secara psikologis, masyarakat kini dalam keadaan takut serta telah terprovokasi oleh tindakan kelompok teroris MIT.

Oleh karena itu, PP GMKI meminta pemerintah segera bertindak cepat dalam menumpas kelompok teroris MIT.

"Panglima TNI dan Kapolri segera menurunkan pasukan terbaik TNI dan Polri dalam menumpas kelompok MIT," pinta Jefri Gultom.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya