Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo "terciduk" tertidur di kereta/Net

Politik

Ketua PDIP: Elektabilitas Ganjar Bagian Dari Pencitraan, Belum Tentu Dapat Rekomendasi Megawati

KAMIS, 13 MEI 2021 | 06:34 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Salah seorang politisi yang kerap disebut-sebut berpeluang besar maju dalam pemilihan presiden tahun 2024 mendatang adalah Ganjar Pranowo.

Dalam berbagai survei yang dilakukan berbagai pihak Gubernur Jawa Tengah ini sering kali berada di puncak popularitas dan elektabilitas.

Namun, PDI Perjuangan menyadari bahwa elektabilitas Ganjar Pranowo itu adalah hasil dari pemberitaan yang diramaikan di media konvensional dan media massa. Dan, bukan jaminan bahwa dirinya akan dicalonkan PDIP.


Demikian antara lain disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto  di kantor DPD PDIP Panti Marhaen di Semarang, Rabu (12/5).

"Itu hanya buah dari sebuah news, pemberitaan. News ini di-mention, ada yang mengutip, diramaikan, kemudian dibaca orang. Jadi news, mention, reach, kemudian menghasilkan popularity, dan electability," katanya.

Dengan kata lain, ujar Bambang, apa yang tampak sebagai popularitas dan elektabilitas Ganjar Pranowo itu adalah bagian dari pencitraan di udara dan dipandang wajar dalam perang politik.

Menurut penilaiannya, boleh saja Ganjar Pranowo memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi. Namun untuk menjadi calon presiden dari partai banteng dibutuhkan satu hal yang mutlak, yakni rekomendasi Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.

“Belum apa-apa, perang pun belum, ini baru "perang udara", lumrah wajar di politik. News nya juga bukan news substansi, hanya soal siapa dan peristiwa. Contoh, tidur di gerbong jadi berita, main barongsai jadi berita, datang ke suatu tempat marah-marah jadi berita," demikian Bambang Wuryanto.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya