Berita

Ilustrasi sekolah tatap muka/Net

Kesehatan

Mutasi Virus Covid Mengintai Anak Dan Remaja Di Dunia, IDAI Sangsi Pemerintah Mampu Buka Sekolah Yang Aman Covid-19

RABU, 12 MEI 2021 | 00:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Varian baru virus Covid-19 yang sudah tersebar ke berbagai negara semakin mengkhawatirkan. Karena, baru-baru ini terdapat data yang menunjukkan bahwa yang terinfeksi varian baru adalah remaja dan anak-anak.

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. dr. Aman Pulungan, SpA(K) mengingatkan bahaya mutasi virus tengah mengintai anak dan remaja.

Karena, outbreak yang terjadi di Italia, Belanda, Prancis, India, serta Malaysia, menunjukkan adanya peningkatan infeksi Covid pada anak dan remaja.


Bahkan, berdasarkan data British Medical Journal (BMJ 2021: 372, n 383) Januari 2021 yang dia dapat, dijelaskan tentang jumlah anak dan remaja yang terinfeksi Covid-19 di Israel meningkat pesat, terutamanya sejak varian B.1.1.7 merebak ke berbagai negara.

"Proporsi kasus pada pasien usia di bawah 10 tahun meningkat hingga 23 persen. Bahkan Israel juga telah membuka ruang ICU khusus Covid pada anak," ujar Aman Pulungan dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/5).

Selain di Israel, Aman Pulungan juga menyebutkan kejadian yang ada di Corzano, Italia, ditemukan sebagian besar warga yang terinfeksi Covid-19 adalah anak usia Sekolah Dasar atau lebih muda.

Bahkan di kota kecil Lasingerland, Belanda, Aman Pulungan menyebutkan bahwa dari sekitar 818 guru, murid dan staf sekolah yang dilakukan pemeriksaaan Covid, ditemukan 123 kasus positif dengan 46 diantaranya merupakan varian mutasi virus baru B.1.1.7.

"Banyak kasus ditemukan juga di komunitas yang terkait dengan outbreak tersebut," imbuhnya.

Outbreak yang terjadi di sejumlah negara tersebut, lanjut Aman Pulungan, seharusnya memberikan kewaspadaan kepada pemerintah untuk tetap menjalankan kebijakan pembukaan sekolah.

"Langkah mitigasi risiko seperti implementasi sistem 'bubble', penggunaan masker, ventilasi yang baik dengan jumlah murid yang dibatasi, serta screening berkala untuk guru, murid serta staf sekolah sangat penting untuk dilakukan," bebernya.

Namun begitu, Aman Pulungan sangsi sejumlah instrumen penerapan protokol kesehatan di sekolah yang dia sebutkan itu mampu dijalankan pemerintah secara efektif, di seluruh sekolah yang diputuskan memulai proses belajar tatap muka.

"Semestinya kasus di negara lain menjadi pelajaran bagi Indonesia untuk tidak membuka sekolah tatap muka (luring) jika tidak sesuai anjuran IDAI dan organisasi profesi kesehatan," ungkapnya.

"Serta bagi fasilitas pelayanan kesehatan agar mulai menyediakan ruang ICU covid khusus anak dan remaja," demikian Aman Pulungan menambahkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya