Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad/Net

Politik

Kamrussamad: Rencana Kenaikan PPN 15 Persen Bukti Kegagalan Sri Mulyani Kelola Fiskal Negara

SELASA, 11 MEI 2021 | 20:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 5 persen dengan skema multitarif.

Rencana kenaikan itu menimbulkan polemik di kalangan masyarakat. Pasalnya, di tengah pertumbuhan ekonomi belum stabil pemerintah justru menaikkan tarif PPN.

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menyampaikan kenaikan tarif PPN sebesar 5 persen ini menunjukkan kegagalan Kementerian Keuangan dalam mengelola fiskal negara.


"Menaikkan PPN 15 persen di tengah kelesuan daya beli masyarakat menunjukkan kegagalan Kemenkeu dalam menjadikan APBN kebijakan Fiskal sebagai instrumen dalam penciptaan sumber ekonomi baru,” tegas Kamrussamad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/5).

Dia menganalogikan Kementerian Keuangan sama saja sedang berburu keuangan untuk menambal defisit negara seperti berburu di kebun binatang.

"Ini sama dengan berburu di kebun binatang, binatang sedang sakit pula, karena musim paceklik,” katanya.

Legislator dari Fraksi Gerindra ini menegaskan perihal hasil kerja satgas pemburu BLBI dan juga kasus korupsi yang saat ini belum terselseaikan.

"Mana hasil  kerja Satgas Pemburu aset BLBI yang sudah ditugaskan? Korupsi diperpajakan berdampak penurunan kepercayaan Wajib Pajak. Apakah ada jaminan hasil pungutan pajak benar-benar tidak dikorupsi lagi?,” tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

KPK Segel Sejumlah Lokasi Usai OTT Pemalang

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:59

Bupati Pemalang Diduga Terima Uang Proyek hingga Jual Beli Jabatan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:52

Prabowo Minta Pamong Praja Tinggalkan Birokrasi Berbelit, Utamakan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:47

Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK Saat Berada di Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:40

Piala Dunia Dongkrak Penjualan, Coca-Cola Naikkan Target Laba 2026

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:34

Naik MRT Jakarta Kini Bisa Pakai Kartu Kredit

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:32

Kaesang Punya Loyalis Tapi PSI Belum Tentu Lolos Senayan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

Penasihat PWI Pusat Minta Laporan Polisi terhadap Hotman Paris Dilanjutkan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

OTT Pemalang, KPK Amankan 21 Orang dan Sita Uang Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:26

Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN Berasal dari Keluarga Buruh hingga Petani

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:15

Selengkapnya