Berita

Beberapa unit pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta/Ist

Politik

Peniadaan Mudik Berjalan Baik, Menhub BKS Apresiasi Stakeholder Bandara Soekarno-Hatta

SELASA, 11 MEI 2021 | 17:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapreasi stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta karena sudah menerapkan ketentuan peniadaan mudik dengan baik sejak 6 Mei 2021.

Menhub meninjau Terminal 3 bandara terbesar di Indonesia itu pada Selasa (11/5), dilansir dari AP II.

Stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta dinilai mampu berkoordinasi dan menjalani tugas dengan baik untuk memastikan peniadaan mudik serta memberikan layanan kepada pelaku perjalanan yang dikecualikan dari larangan perjalanan.


"Saya meninjau beberapa tempat, proses mendapat izin terbang bagi penumpang yang dikecualikan cukup baik. Koordinasi yang baik antara AP II (pengelola Bandara Soekarno-Hatta]), Garuda, Citilink, Satgas Penanganan Covid-19, KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kementerian Kesehatan) berjalan baik. Saya mengapresiasi rekan-rekan melakukan dengan baik," jelas Menhub.

Periode peniadaan mudik ditetapkan pada 6-17 Mei 2021. Pada periode tersebut, pelaku perjalanan yang dikecualikan dari larangan perjalanan lintas kota/kabupaten/provinsi/negara adalah pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan nomudik.

Keperluan mendesak tersebut yakni: bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

"Kita melihat bahwa di masa peniadaan mudik mulai tanggal 6 Mei terjadi penurunan signifikan penumpang kurang lebih sekitar 90 persen, sekarang (di tengah peniadaan mudik) rata-rata setiap hari 7.000 - 8.000 penumang," ungkap Menhub.

Menhub menekankan agar stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta tetap siaga menjaga protokol kesehatan dan prosedur yang ditetapkab baik bagi penumpang pesawat yang berangkat atau datang.

President Director AP II Muhammad Awaluddin menuturkan stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta selalu berupaya untuk meningkatkan koordinasi guna memastikan seluruh prosedur berjalan dengan baik.

"Di tengah pandemi Covid-19, prosedur penerbangan sangat dinamis melihat kondisi yang ada. Sinergi yang baik di antara stakeholder membuat bandara-bandara AP II dapat memenuhi setiap ketentuan dan prosedur itu, termasuk pada periode peniadaan mudik 6-17 Mei," sebut dia.

"Seluruh stakeholder berupaya agar sektor penerbangan dalam kapasitasnya sebagai moda transportasi massal dapat selalu berkontribusi dalam berbagai aktivitas di antaranya pencegahan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Seperti kita ketahui, Indonesia adalah negara kepulauan dan moda transportasi yang paling efektif dalam menjangkau pulau-pulau di Indonesia adalah pesawat udara," ujar Awaluddin menambahkan.

Adapun koordinasi yang erat di antara stakeholder di bandara-bandara AP II juga didukung dengan infrastruktur teknologi. Di Bandara Soekarno-Hatta telah diaktifkan gedung Airport Operation Control Center (AOCC) yang dilengkapi dengan peralatan modern sebagai wadah koordinasi seluruh stakeholder.

Selain itu, Bandara Soekarno-Hatta juga telah menerapkan konsep Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) untuk optimalisasi pergerakan pesawat. A-CDM dapat meningkatkan prediktabilitas penerbangan dan mengoptimalkan operasional.

"Melalui penerapan AOCC dan A-ACDM, kolaborasi stakeholder semakin erat dan menjadikan Bandara Soekarno-Hatta dapat beroperasi dengan tangguh, dalam arti mampu cepat beradaptasi mengikuti dinamisnya prosedur di tengah pandemi Covid-19," pungkas Awaluddin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya