Berita

Presiden Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Serangan Flu Babi Afrika, Presiden Duterte Nyatakan Keadaan Bencana Nasional Hingga Akhir Tahun

SELASA, 11 MEI 2021 | 12:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih mencengkeram Filipina, Presiden Rodrigo Duterte mengumumkan keadaan bencana nasional akibat flu babi Afrika hingga akhir tahun 2021.

Pengumuman tersebut disampaikan pihak Malacanang pada Selasa (11/5) waktu setempat.

Juru bicara kepresidenan Harry Roque mengatakan Presiden Duterte telah menandatangani Pengumuman No. 1143, yang menyatakan keadaan bencana sampai akhir tahun, kecuali ada pencabutan jika ada faktor yang memungkinkan.


“Filipina berada dalam bencana akibat wabah Demam Babi Afrika Selatan. Proklamasi No. 1143 ditandatangani kemarin (Senin)” kata Roque dalam briefing Istana, seperti dikutip dari Inquirer.

Semua lembaga pemerintah dan unit pemerintah daerah (LGU) diperintahkan untuk memberikan bantuan penuh dan kerja sama satu sama lain.
"Juga memobilisasi sumber daya yang diperlukan untuk melakukan tindakan kritis, mendesak, dan tepat pada waktu yang tepat untuk mengurangi penyebaran lebih lanjut flu babi Afrika (ASF), mengatasi defisit pasokan daging babi produk, menurunkan harga eceran, dan jumpstart serta rehabilitasi industri babi lokal,” kata Roque mengutip isi pengumuman.
Virus flu babi Afrika  sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia, namun mematikan bagi babi. Sejauh ini belum ada obat penawar atau vaksin, dan satu-satunya metode pencegahan flu babi Afrika adalah dengan pemusnahan massal hewan yang terjangkit.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya