Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP, Rahmad Handoyo/Net

Politik

Rahmad Handoyo Minta Pemerintah Kontrol Ketat Ratusan WNA China Yang Masuk Indonesia

SENIN, 10 MEI 2021 | 22:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ratusan warga negara China yang masuk ke Indonesia telah memenuhi aturan keimigrasian untuk menjadi pekerja pembangunan proyek strategi nasional.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo menyampaikan, mereka diizinkan masuk Indonesia karena urusan diplomasi dan undangan dari instansi terkait.

"Adapun aturan di masa pandemi ini sesuai aturan keimigrasian telah ditetapkan memberi izin untuk WNA berpaspor diplomati, baik izin tinggal khusus maupun izin sementara. Sesuai rekomendasi izin dari kementerian terkait,” kata Rahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/5).


Dia menambahkan, meski sudah mendapatkan izin masuk, para WNA China tersebut wajib megikuti ketentuan protokol kesehatan saat masuk ke Indonesia.

“Wajib mengikuti dengan ketentuan protokol masuk ke Indonesia seluruhnya antara lain surat sehat dari negara asal, harus mengikuti protokol kesehatan, serta screening ketat masuk ke Indonesia,” katanya.

Pemerintah juga harus menerapkan wajib karantina serta petugas di lapangan harus mengontrol ketat agar tidak mudah dikelabuhi terhadap potensi mempermudah screening,” tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya