Berita

Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Irfan Suryanagara/Net

Politik

Bantu Dongkrak Elektabilitas AHY, Demokrat Jabar Akan Gencarkan Sosialisasi

SENIN, 10 MEI 2021 | 17:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mampu bersaing dengan sejumlah tokoh yang relatif lebih dikenal publik karena menduduki jabatan tertentu.

Sebut saja Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yang berdasarkan hasil survei Lembaga Penelitian Pendidikan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) punya elektabilitas di bawah AHY.

Namun demikian, Ketum partai berlambang bintang mercy itu masih di bawah Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur DKI Anies Baswedan, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.


Merespons hal tersebut, Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Irfan Suryanagara menerangkan, pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh kader terkait hasil survei dari beberapa lembaga.

Dari beberapa hasil survei, AHY mampu menempati urutan kedua, ketiga, dan keempat.

"Ketum Partai Demokrat, Pak AHY, sudah menjadi buah bibir masyarakat Indonesia khususnya Jabar untuk memimpin," terang Irfan, Senin (10/5), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurutnya, angka 8,8 persen dari LP3ES menjadi pencapaian awal yang bagus. Kemudian, dari hasil semua lembaga survei menunjukkan, AHY sudah tidak ada lagi yang di bawah 5 persen hingga saat ini dan terus melaju.

"Mudah-mudahan ke depannya terus bergerak dan melaju," kata Irfan.

Oleh karena itu, DPD Demokrat Jabar menyampaikan kepada seluruh kader agar lebih solid, dan semangat bekerja untuk mewujudkan cita-cita Partai Demokrat yakni menjadikan AHY sebagai pemimpin bangsa di 2024.

"Kami terus mensosialisasikan AHY ke masyarakat secara masif se-Indonesia khususnya di Jabar agar elektabilitas AHY naik dan Demokrat naik meroket," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya