Berita

Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Tommy Kurniawan/Net

Politik

WNA China Berdatangan Saat Larangan Mudik, Garda Bangsa: Memang Tidak Bisa Ditunda?

MINGGU, 09 MEI 2021 | 19:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keputusan pemerintah yang membuka pintu kedatangan warga negara asing (WNA) asal China sama saja melukai perasaan masyarakat Indonesia.

Terlebih keputusan tersebut berbanding terbalik dengan larangan bagi masyarakat dalam negeri untuk mudik lebaran 2021.

“Pemerintah saya pikir kurang bijak dan tidak sensitif, saat setiap orang yang mau keluar daerah dilarang sedemikian rupa, namun WNA yang berasal dari asal mula Covid-19 berdatangan ke negara kita," kata Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Tommy Kurniawan kepada wartawan, Minggu (9/5).


Menurutnya, alasan kedatangan mereka untuk menangani proyek strategis nasional juga tidak tepat untuk dijadikan alasan.

“Mendesaknya proyek strategis nasional ini seperti apa sih? Umpama ditunda sampai setelah 17 Mei saat larangan mudik berakhir apakah akan mengguncang ekonomi Indonesia? Apalagi di antara rombongan WNA tersebut ada yang positif Covid-19,” tambah anggota DPR RI ini.

Ia pun meminta pemerintah mengutamakan kesehatan masyarakat Indonesia terlebih dahulu. Dirinya menyinggung bagaimana pemerintah Inggris pada saat melarang atlet Indonesia bertanding di All England dan diminta karantina di hotel hanya karena satu pesawat dengan orang yang terjangkit Covid-19.

“Pemerintah Inggris lebih mantap dalam melindungi rakyatnya, kita ingin pandemi ini segera berakhir dan bisa beraktivitas seperti biasa. Maka, sikap tegas dan konsisten pemerintah sangat kita butuhkan," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya