Berita

Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Fraksi PAN Desak Jokowi Segera Klarifikasi Soal Promosi Bipang Ambawang

MINGGU, 09 MEI 2021 | 16:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Promosi makanan khas Kalimantan bipang ambawang yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sebuah video perlu diklarifikasi pihak Istana Negara.

"Saya menghargai semangat Jokowi untuk mencintai produk dalam negeri, tapi saya mendesak Jokowi melakukan klarifikasi terkait dengan data-data produk yang disebutkan ke publik," kata Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/5).

Klarifikasi tersebut penting disampaikan mengingat video tersebut kini menuai pro dan kontra. Sebab promosi bipang atau babi panggang itu disampaikan di momen ramadhan. Babi sendiri merupakan hewan yang diharamkan dalam Islam.


Kuat dugaan, Presiden Jokowi tidak mengetahui pasti apa itu bipang ambawang.

"Mungkin itu tidak diketahui secara khusus oleh presiden, maka jadi kontroversi seperti ini,” imbuhnya.

Secara garis besar, ia memandang tujuan Jokowi bukan untuk mengajak ramai-ramai memakan makanan haram bagi muslim itu, melainkan untuk menggairahkan produk dalam negeri.

"Semangat dia adalah memperbesar produk lokal. Saya kira kalau dalam semangat memproduksi dan mengonsumsi produk lokal, baik saja. Tapi karena ini barangnya sesuatu yang haram, jadi membuat penafsiran yang berbeda-beda di masyarakat,” tandasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya