Berita

Dari kiri ke kanan, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, ekonom senior DR. Rizal Ramli/RMOL

Politik

Tanggapi Potensi Poros Serpong, Pengamat: Duet Sipil-Militer Saat Ini Sangat Diperlukan

MINGGU, 09 MEI 2021 | 08:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pertemuan sejumlah tokoh di Sekolah Insan Cendikia Madani, Serpong, Tangerang Selatan pada Jumat malam (7/5) memunculkan dinamika baru dalam peta perpolitikan menuju 2024. Bahkan disebut-sebut berpotensi menjadi poros baru, yaitu Poros Serpong.

Ini lantaran pertemuan tersebut turut dihadiri tokoh nasional seperti DR. Rizal Ramli dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Pengamat sosial politik, Muslim Arbi menyambut baik pertemuan tersebut. Menurutnya, potensi duet Rizal Ramli-Gatot Nurmantyo bisa memberi jawaban atas keresahan publik.


"Pasangan RR-Gatot cocok sebagai Capres dan Cawapres 2024. Kombinasi sipil-militer saat ini sangat diperlukan mengingat berbagai persoalan yang telah membuat negeri ini semakin terpuruk," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/5).

Selain itu, Muslim menilai bahwa Rizal Ramli merupakan ekonom mumpuni yang konsisten mengkritik kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang tidak pro rakyat. Salah satunya ketergantungan pada utang luar negeri.

Sementara Gatot Nurmantyo merupakan mantan Panglima TNI yang memiliki jiwa militansi dan kecintaan pada tanah air yang tinggi.

“Jadi keduanya ini cocok,” tuturnya.

Selain RR dan Gatot, pertemuan di Sekolah Insan Cendekia Madani juga dihadiri Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, Adhie M. Massardi, Ahmad Yani, MS. Kaban, Bachtiar Chamsyah, M. Said Didu, Ubedilah Badrun, dan Natalius Pigai.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya