Berita

Pemerintah Jepang menyumbangkan 35 ambulans ke Kamboja untuk mendukung memerangi pandemi Covid-19. Penyerahan donasi diadakan di Central Medical Storage (CMS) Kementerian Kesehatan/Net

Dunia

Bantu Kamboja Perangi Covid-19, Jepang Sumbang 35 Unit Ambulans

MINGGU, 09 MEI 2021 | 00:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Jepang menyumbangkan sebanyak 35 unit mobil ambulans ke Kamboja untuk mendukung negara tersebut memerangi pandemi Covid-19.

Upacara penyerahan donasi diadakan di Central Medical Storage (CMS) Kementerian Kesehatan pada Jumat (7/5)) waktu setempat.

Hadir dalam upacara tersebut Sekretaris Kementerian Kesehatan Yuok Sambath, dan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Jepang untuk Kerajaan Kamboja, Karimata Atsushi.


Menurut siaran pers kedutaan, bantuan tersebut didasarkan pada langkah-langkah kerja sama yang dilakukan dengan negara-negara Asean yang diumumkan oleh mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada KTT Khusus ASEAN Plus Tiga yang diadakan pada bulan April tahun lalu.
 
"Inisiatif tersebut adalah salah satu dari banyak inisiatif yang digunakan oleh pemerintah Jepang untuk menghadapi Covid-19 dalam skala global," kata siaran pers tersebut, seperti dikutip dari Khmer Times, Sabtu (8/5).

Pernyataan tersebut juga mengatakan, bahwa sejauh ini Jepang telah memasok peralatan medis seperti, peralatan sinar-X, peralatan diagnostik ultrasound, generator oksigen, dan tempat tidur ICU untuk Kamboja.

“Jepang akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Kerajaan Kamboja untuk menyediakan peralatan yang diperlukan," kata kedutaan.

"Kami berharap pasokan ini akan bermanfaat bagi para profesional perawatan kesehatan Kamboja yang bekerja sangat keras untuk melawan Covid-19," demikian pernyataan tersebut.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya