Berita

Ribuan Oksigen dikirim ke India/Net

Dunia

Dokter India-Amerika Kirim 5.000 Konsentrator Oksigen Ke India

SABTU, 08 MEI 2021 | 14:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekelompok dokter India-Amerika siap menyumbang 5.000 konsentrator oksigen ke India untuk menyelamatkan nyawa orang yang terinfeksi virus corona.

Federasi Asosiasi Dokter India (FIPA) yang baru-baru ini dibentuk mengatakan dalam pernyataannya pada Jumat (7/5) bahwa 5.000 konsentrator oksigen telah disiapkan. Dari jumlah tersebut, 450 unit telah tiba di  Ahmedabad, 325 sedang dalam perjalanan ke Delhi, dan 300 lainnya dikirim ke Mumbai.

Presiden FIPA, DR Raj Bhayani, mengatakan semua konsentrator itu dikirim ke piha-pihak yang membutuhkan.


"Unit-unit ini akan diterima oleh mitra lokal India, rumah sakit, pusat isolasi darurat, rumah sakit keliling dan badan amal, sehingga mitra lokal di bagian terpencil India dapat menggunakan unit ini untuk menyediakan oksigen bagi pasien covid-19 sesuai kebutuhan," kata Bhayani, seperti dikutip dari Indian Today.

FIPA juga telah menjangkau kedutaan India serta kementerian penerbangan dan Air India untuk membantu mengangkut unit-unit ini segera.

Sementara, sekitar 3.500 unit masih menunggu untuk dikirim. 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya