Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Omnibus Law Gagal Sejahterakan Buruh

JUMAT, 07 MEI 2021 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Omnibus law UU No 11/2020 tentang Cipta Kerja tidak berjalan sesuai harapan, yang awalnya diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan buruh.

Begitu dikatakan anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Fadli Zon, dalam serial Roundtable Discussion of Omnibus Law Sesi II bertema "PHK Marak, Pesangon Rendah, Kerja Kontrak Merjalela", Jumat (7/5).

"Apakah dengan UU Cipta Kerja kesejahteraan buruh meningkat? Rasanya tidak demikian," ujar Fadli Zon.


Menrut Fadli, adanya UU Cipta Kerja justru menyebabkan persoalan baru bagi kelas buruh.

"Terbukti setelah sekian lama, kita tidak melihat UU Cipta Kerja ini menciptakan (lapangan) kerja. Tapi justru makin banyak pengangguran, PHK, persoalan pesangon dan outsourcing," terangnya.

Belum lagi, lanjutnya, belakangan ini angkatan kerja di Indonesia harus menerima kenyataan bahwa pemerintah justru menerima banyak tenaga kerja asing untuk bekerja di Indonesia.

"Soal masuknya tenaga kerja asing, kalau itu skill workers yang kemampuannya tidak bisa ditemui di tenaga kerja lokal, itu bisa kita maklumi," jelas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

"Tapi yang datang kan dalam skema donkey project, itu kan dipukul rata baik skill workers atau pekerja kasar, dan ini yang harus menjadi perhatian bagi kita semua," pungkasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya