Berita

Tangkapan layar soal siswa 6 SD bergambar bumi datar/Repro

Nusantara

Heboh Gambar Bumi Datar Di Soal Ujian SD, Disdik Cimahi Beri Penjelasan

JUMAT, 07 MEI 2021 | 11:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ujian bagi siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) yang berlangsung pekan ini ciptakan kehebohan.

Pasalnya, dalam salah satu soal ujian yang diberikan, muncul gambar bumi datar yang berdampingan planet-planet lain yang berada dalam tata surya. Selain bumi, planet lainnya tetap berbentuk bulat.

Kontroversi ini pun sudah diketahui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, yang jadi tempat munculnya soal ujian SD tersebut.


Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono, membenarkan kasus tersebut. Hal itu terjadi di salah satu sekolah swasta.

Pihak Disdik pun telah memanggil kepala sekolah dan guru yang membuat soal ujian siswa. Guru tersebut pun telah mengakui kesalahannya dan tak memiliki niat untuk memberi pemahaman kepada murid bahwa bumi berbentuk datar.

"Nah, si guru tadi sudah mengatakan 'Itu salah saya, saya mengambil dari Google, tidak ada maksud saya mengatakan bumi datar karena pelajaran yang saya berikan pun selalu bumi bulat, dari soal itu juga tidak ada statemen bumi datar'," terang Harjono mengulang perkataan sang guru kepada wartawan, Jumat (7/5).

Ditambahkan Harjono, guru yang tak ingin disebutkan identitasnya itu mengaku mengambil ilustrasi bumi dari Google. Gambar tersebut dinilainya paling layak dan dapat menarik perhatian murid karena memuat warna yang beragam.

Usai diperiksa, guru tersebut pun dinyatakan bukan pribadi yang menganut paham bumi datar.

"Itu murni ketidaktahuan guru dan tidak ada maksud mengatakan bumi datar, yang bersangkutan adalah bukan guru yang punya paham bahwa bumi itu datar," jelas Harjono.

"Beliau adalah guru yang mengajarkan selama ini bahwa bumi itu bulat. Ilustrasi itu hanya diambil yang paling bagus dan itu bagus, warna-warni. Hanya itu saja, tanpa maksud untuk mengatakan bahwa bumi datar, begitu," sambungnya.

Pihak Disdik sudah meminta agar kepala sekolah membuat surat pernyataan secara resmi untuk mengakhiri kontroversi tersebut.

Harjono mengakui, penyusunan soal ujian diserahkan ke sekolah masing-masing sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi.

"Baik teknis pelaksanaannya apakah menggunakan metode daring ataukah luring, termasuk penyusunan soal itu disusun oleh sekolah," ujarnya.

Oleh sebab itu, Harjono meminta kasus ini tak dikaitkan dengan Kementerian atau Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Apalagi dikaitkan dengan politik, sebab hal itu murni menjadi kesalahan guru penyusun soal ujian.

"Karena yang menyusun adalah guru jadi tak ada hubungannya, yang pertama dengan Pak Menteri dan enggak ada hubungan dengan Kemendikbud. Itu soal disusun oleh guru di satuan pendidikan masing-masing," tandasnya.

Soal ujian SD bergambar bumi datar menjadi heboh usai diunggah warga melalui media sosial, Kamis (6/5). Belakangan, soal tersebut diketahui dibuat oleh sebuah sekolah swasta di Kota Cimahi, Jawa Barat.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya