Berita

Pemilik bar di Clements, California, diborgol oleh wakil sheriff San Joaquin County. Pemiliknya diduga menjual kartu vaksinasi palsu.Net

Dunia

Polisi Tangkap Pemilik Bar Di California Karena Menjual Kartu Tanda Bukti Vaksinasi Covid-19 Palsu

JUMAT, 07 MEI 2021 | 10:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang California menangkap seorang pemilik bar yang diduga menjual kartu vaksin Covid-19 palsu. Atas ulahnya, pelaku yang  tidak disebutkan namanya itu didakwa dengan berbagai pelanggaran, termasuk pemalsuan dan pencurian identitas.

Departemen Kontrol Minuman Beralkohol (ABC) California mengkonfirmasi penangkapan oknum pengusaha nakal itu pada Rabu (5/5).

“Pemiliknya ditangkap di barnya, Old Corner Saloon, di Clements,” kata mereka dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari CNN, Jumat (7/5).


Pengungkapan kasus ini terjadi setelah ABC menerima laporan yang mengatakan bahwa bar yang dimaksud menjual kartu vaksinas palsu. Petugas kemudian menyamar sebagai pembeli kartu palsu tersebut pada April lalu.

“ABC menerima keluhan bahwa kartu vaksinasi palsu dijual di bar dan membuka penyelidikan. Pada bulan April, agen yang menyamar dapat membeli empat kartu palsu di sana sebagai bagian dari penyelidikan mereka,” kata  John Carr, juru bicara ABC.

“Mereka membayar 20 dolar AS untuk setiap kartu,” ujarnya.

“Tidak jelas berapa total kartu yang terjual. Agen menemukan dua kartu lengkap dan 30 kartu kosong dengan perangkat laminasi,” kata Carr.

Agen juga menemukan senjata api yang tidak terdaftar dengan pemilik bar selama penangkapan di barnya di Clements, yang hampir 60 km tenggara Sacramento.

“Ini adalah kasus pertama yang diselidiki oleh Departemen Kontrol Minuman Beralkohol California yang melibatkan tuduhan penjualan kartu vaksinasi Covid-19 yang curang,” kata Carr dalam emailnya kepada CNN.

Pejabat Kesehatan AS tahun lalu memutuskan bahwa setiap orang yang menerima vaksin Covid-19 akan diberi kartu catatan vaksinasi yang menunjukkan nama lengkap mereka, tanggal lahir, jenis vaksin dan tanggal dosis untuk melacak imunisasi.

“Pemilik bar menghadapi tiga tuduhan kejahatan, termasuk membawa senjata api yang tidak terdaftar, pemalsuan segel pemerintah dan pencurian identitas Pfizer, CVS dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS,” menurut Kantor Kejaksaan Distrik San Joaquin County.

Selain tuduhan berat, dia juga dikenakan dakwaan ringan karena membuat rekam medis palsu.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya