Berita

KPK terus dalami kasus dugaan suap dalam perkara yang menjerat Walikota Tanjungbalai dan oknum penyidik KPK/RMOL

Hukum

Selain Azis Syamsuddin, KPK Juga Panggil Sekda Pemkot Tanjungbalai Dan 3 Saksi Lainnya

JUMAT, 07 MEI 2021 | 10:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selain memanggil Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memanggil 3 orang saksi lainnya pada hari ini, Jumat (7/5).

Mereka dipanggil terkait dugaan suap yang menjerat Stepanus Robin Pattuju (SRP) selaku penyidik KPK dan melibatkan Walikota Tanjungbalai, M Syahrial.

Keempat saksi itu adalah Abdul Rahim Sirait selaku Ketua Lingkungan, Waris selaku PNS, Yusmada selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai, dan Darwansyah Merta Wijaya selaku protokoler.


"Saksi Abdul Rahim dan Waris diperiksa untuk tersangka SRP. Saksi Yusmada dan Darwansyah untuk tersangka MS (Maskur Husain)," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (7/5).

Azis Syamsuddin diduga terlibat dalam perkara yang juga menjerat Walikota Tanjungbalai periode 2016-2021, M. Syahrial, dan seorang pengacara bernama Maskur Husain yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (22/4) bersama Stepanus Robin.

Dalam perkembangan perkara ini, penyidik telah melarang dan mencegah Azis Syamsuddin dan dua orang lain dari pihak swasta yang diduga berinisial AS dan AG untuk pergi ke luar negeri.

KPK telah mengirimkan surat pencegahan ke luar negeri tersebut kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM pada Selasa (27/4) yang berlaku hingga 6 bulan ke depan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya