Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tidak Semua Sekolah Siap Buka Kelas Tatap Muka, Thailand Bebaskan Metode Belajar Yang Tak Bebani Siswa Dan Orang Tua

JUMAT, 07 MEI 2021 | 06:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kantor Komisi Pendidikan Dasar (Obec) Thailand akan mengijinkan sekolah untuk memutuskan sendiri bagaimana memberikan metode pengajaran kepada siswa, menjelang  datangnya semester baru pada 1 Juni mendatang.

Keleluasaan itu diberikan lantaran komisi menyadari bahwa belum semua sekolah bisa melakukan pembelajaran tatap muka.

Sekretaris Jenderal Obec Amporn Pinasa mengatakan, bahwa Obec dan Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) telah menilai zona kontrol untuk sekolah dan mempertimbangkan kesiapan mereka untuk masa sekolah.


"Karena beberapa sekolah tidak dapat kembali ke pengajaran normal akibat pandemi Covid-19, Obec telah memutuskan untuk menawarkan lima pilihan belajar dan mengajar - on site, on air, online, on demand and on hand - tergantung pada situasi spesifik yang dihadapi setiap sekolah," kata Amporn, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (6/5).

Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa dapat memilih pilihan pembelajaran yang sesuai dengan keadaannya tanpa membebani orang tua.

“Obec akan menemukan cara untuk mengatur kursus yang efisien. Kami juga akan menawarkan pembelajaran alternatif, seperti ketrampilan kerja, sambil menunggu semester baru," ujar Amporn.

Sementara Menteri Pendidikan Treenuch Thienthong juga telah bekerja sama dengan Universitas Chulalongkorn untuk membantu mengembangkan kursus online bagi para guru.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya