Berita

Direktur Eksekutif ASI, Ali Rif'an/Net

Politik

Agresif Safari Politik, AHY Seperti Tidak Ingin Ketinggalan Gerbong Koalisi Seperti Dua Pilpres Sebelumnya

JUMAT, 07 MEI 2021 | 05:15 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pertemuan politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Anies Baswedan bertujuan untuk menjajaki untuk membentuk poros baru di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an meyakini AHY datang ke Balaikota DKI untuk menjajaki Anies sebagai mitra koalisi strategis baru. Khususnya terkait dengan perhelatan Pilpres 2024.

"Apa yang dilakukan AHY sudah tepat, AHY-Anies memang harus sering bertemu mengingat Anies tidak punya partai dan elektabilitasnya tinggi sedangkan AHY punya partai dan elektabilitasnya di tengah-tengah," demikian kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/5).


Dalam pandangan Ali Rif'an, langkah politik putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu sudah tepat.

AHY, kata Ali Rif'an seperti tidak ingin mengulangi kejadian Partai Demokrat pada dua kali Pilpres.

Kala itu Partai berlambang Mercy itu, selalu ditinggal oleh gerbong koalisi dan tidak mampu mengusung kandidat dan poros politik Pilpres sendiri.

"AHY seperti tidak ingin mengulangi kejadian ketinggalan gerbong kereta koalisi seperti yang terjadi dalam dua kali pemilu. AHY agresif sejak awal karena tidak ingin ketinggalan gerbong koalisi," demikian analisa mantan Manajer Riset Poltracking Indonesia itu.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya