Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dinyatakan Hilang Selama Lebih Dari Lima Bulan, Wanita AS Ditemukan Hidup Dalam Tenda Di Tengah Hutan

KAMIS, 06 MEI 2021 | 14:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang wanita asal Utah, Amerika Serikat, yang dilaporkan menghilang pada November tahun lalu ditemukan hidup-hidup di dalam tenda di perkemahan.

Selama lima bulan lebih sejak dinyatakan hilang, dia dilaporkan bertahan hidup dengan memakan rumput, lumut, dan air dari sungai terdekat.
Wanita 47 tahun, yang tidak diidentifikasi namanya oleh pihak berwenang, pertama kali dilaporkan hilang setelah karyawan Dinas Kehutanan AS yang sedang bersiap untuk melalukan penutupan ngarai musiman menemukan mobilnya ditinggalkan di tempat parkir jalan setapak sekitar 50 mil (80 km) tenggara Salt Lake City, pada 25 November 2020.

Detektif dan petugas SAR menggeledah daerah itu pada minggu-minggu berikutnya, tetapi tidak dapat menemukannya.

Detektif dan petugas SAR menggeledah daerah itu pada minggu-minggu berikutnya, tetapi tidak dapat menemukannya.

Menurut Sersan Spencer Cannon dari kantor sheriff wilayah Utah, pihak berwenang menemukannya pada hari Minggu (2/5) selama melakukan operasi pencarian udara di daerah tersebut, yang mereka lakukan bersama sukarelawan dengan harapan menemukan bukti bahwa dia masih hidup.

Saat mencari drone yang jatuh selama pencarian, sersan dan pilot drone itu menemukan sebuah tenda, yang dibuka oleh wanita itu saat mereka mendekat.

"Kami sekarang yakin dia secara sadar memilih untuk tetap tinggal di daerah itu selama berbulan-bulan sejak November 2020," kata kantor sheriff dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (6/5).

“Dia memang membawa sedikit makanan, dan dia memberi tahu petugas SAR bahwa dia mencari rumput dan lumut untuk bertahan hidup. Dia juga memiliki akses ke persediaan air yang cukup di sungai terdekat," ujarnya.

Cannon, sheriff county Utah, mengatakan wanita itu tidak mengalami cedera fisik selain lemah dan kurus.

“Terlepas dari kenyataan bahwa dia dapat bertahan hidup, itu adalah kehidupan yang sulit selama berbulan-bulan dia berada di sana dan kami senang kami dapat melakukan kontak dengannya,” kata Cannon kepada stasiun lokal KSL-TV.

Setelah ditemukan, petugas kemudian membawa wanita itu ke rumah sakit untuk dievaluasi. Wanita itu diduga menderita gangguan kesehatan mental, menurut pernyataan itu.

"Kami ingin memperjelas bahwa banyak orang mungkin memilih untuk tidak hidup dalam situasi dan kondisi yang dialami wanita ini. Dia tidak melakukan apa pun yang melanggar hukum," tambah pernyataan itu.

“Dan di masa depan dia mungkin memilih untuk kembali ke daerah itu, sumber daya tersedia baginya jika dia memutuskan untuk menggunakannya."

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya