Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ibu Muda Asal Mali Lahirkan 9 Bayi Kembar, Menkes Sambut Gembira: Semua Sehat Dan Baik-baik Saja

KAMIS, 06 MEI 2021 | 13:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang wanita muda asal negara Mali menjadi fenomena setelah melahirkan sembilan bayi sekaligus di sebuah rumah sakit di Maroko pada Selasa (4/5) waktu setempat.

Kelahiran sembilan anak itu juga disambut oleh Kementerian Kesehatan Mali.

Dalam sebuah pernyataan mereka mengatakan bahwa Halima Cisse (25) telah mencatatkan  namanya dalam sejarah sebagai ibu dari 9 anak kembar; lima perempuan dan empat laki-laki, dan dia serta bayinya semuanya baik-baik saja.


“Ibu dan bayinya sejauh ini baik-baik saja,” kata Menteri Kesehatan Mali, Fanta Siby, kepada AFP, seraya menambahkan bahwa dia telah diberi tahu oleh dokter Mali yang menemani Cisse ke Maroko.

Menurut evaluasi dokter di Mali dan Maroko, Cisse awalnya dididuga memiliki septuplet (kembar tujuh). Tetapi kemudian ia harus melalui proses melahirkan dengan operasi caesar untuk nonuplet. Cisse telah  mengejutkan para dokter, yang sebelumnya tidak memperhatikan dua janin lainnya selama ultrasound.

Setelah menjalani perawatan medis selama dua minggu di sebuah rumah sakit di ibu kota Mali, Bamako, para dokter meminta perawatan spesialis untuk kasus Cisse yang langka.

"Atas instruksi Bah Ndaw, presiden sementara pemerintahan transisi Mali, pihak berwenang menerbangkannya ke Maroko, tempat dia dirawat di sebuah klinik untuk perawatan pada 30 Maret," kata pernyataan kementerian.

Para dokter mengkhawatirkan kesehatan Cisse dan kemungkinan bayinya untuk bertahan hidup, menurut laporan pers setempat.

Nonuplet, kondisi seorang perempuan mengandung sembilan janin sekaligus, memang sangat jarang terjadi.

Biasanya, ada komplikasi medis pada kelahiran ganda semacam ini, sehingga an beberapa bayi tidak dapat bertahan hidup.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya