Berita

Ansaar International/Net

Dunia

Jerman Larang Organisasi Ansaar International, Diduga Danai Kelompok Teror

RABU, 05 MEI 2021 | 15:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jerman telah melarang organisasi Islam Ansaar International karena dianggap telah mendanai kelompok terorisme di seluruh dunia.

Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer pada Rabu (5/5) mengatakan, Ansaar dan organisasi afiliasinya menyebarkan pandangan Salafi dan mendanai teror di seluruh dunia dengan kedok bantuan kemanusiaan.

"Jika Anda ingin memerangi teror, Anda harus mengeringkan sumber pendanaannya," ujar Seehofer di Twitter, seperti dikutip Reuters.


Setelah adanya larangan tersebut, polisi dilaporkan menggeledah gedung-gedung di 10 negara bagian untuk melakukan razia.

Pada 2019, polisi juga sempat menggerebek kantor-kantor milik Ansaar dan Bantuan Perlawanan Seluruh Dunia, karena dicurigai mendanai kelompok militan Palestina Hamas, yang termasuk dalam daftar hitam terorisme Uni Eropa.

Di situs webnya, Ansaar mengatakan pihaknya memberikan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang terkena dampak perang dan krisis. Dana tersebut ditujukan untuk membangun atau mendanai pembangunan rumah sakit, panti asuhan, dan sekolah.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya