Berita

Kerusuhan di Kota Cali, Kolombia/Net

Dunia

19 Tewas, 846 Terluka Dan 89 Hilang: PBB Kecam Bentrokan Mematikan Di Kolombia

RABU, 05 MEI 2021 | 14:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kerusuhan yang terjadi di Kolombia selama beberapa terakhir yang menewaskan sedikitnya 19 orang  dan 846 terluka, mendapat sorotan tajam dari dunia internasional.

Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan badan-badan hak asasi bergabung dengan seruan kritik bernada kecaman pada penggunaan kekerasan dalam bentrokan massa dengan pasukan keamanan.

Puluhan ribu warga Kolombia turun ke jalan dalam demonstrasi yang dimulai pada Rabu pekan lalu dan berlangsung hingga Rabu (5/5) hari ini.  Mereka menentang reformasi pajak yang diusulkan. Protes itu berubah menjadi kerusuhan yang meluas, yang menantang pemerintahan Presiden Ivan Duque.


Pada hari Selasa, pengunjuk rasa memblokir jalan di beberapa bagian negara itu, bertepatan dengan demonstrasi baru di ibu kota Bogota dan di Cali di bagian barat negara itu.

Cali, kota terbesar ketiga Kolombia dan yang paling parah terkena dampak kerusuhan yang sedang berlangsung, telah meminta tentara berpatroli di jalan-jalannya sejak Jumat lalu atas perintah pemerintah.

Kantor hak asasi manusia PBB mengatakan pihaknya 'sangat khawatir' atas kekerasan terhadap pengunjuk rasa di kota itu, di mana polisi menembaki para pengunjuk rasa dan diduga membunuh serta melukai beberapa orang Senin malam, menurut laporan CBC, Rabu (5/5).

Ombudsman hak asasi manusia Kolombia, sebuah badan negara yang independen dari pemerintah, melaporkan bahwa  89 orang telah 'hilang'.

Protes dimulai setelah pemerintah Kolombia mengusulkan rencana pajak yang bertujuan untuk mengumpulkan 6,7 miliar dolar AS. Dana itu untuk membayar hutang negara dan mempertahankan skema pendapatan dasar untuk tiga juta orang berpenghasilan rendah yang dimulai selama pandemi.

Para pengunjuk rasa berbaris dalam pemogokan nasional menentang usulan pemerintah. Di Bogota, mereka memegang balon dan tanda bertuliskan 'tidak untuk reformasi pajak' dalam bahasa Spanyol.

Sejumlah video di media sosial menunjukkan polisi menggunakan kekuatan berlebihan selama protes dan bahkan menembaki beberapa demonstran.

PBB menyerukan agar semua pihak menghentikan aksi yang menimbulkan kerusuhan. Seruan itu dilakukan menjelang unjuk rasa baru yang menurut kabar akan kembali dibangkitkan pada hari Ini Rabu (5/5).

Pasukan keamanan harus menggunakan senjata api hanya sebagai upaya terakhir ketika menghadapi ancaman kematian atau cedera serius yang akan segera terjadi, kata PBB.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya