Berita

Emrus Sihombing/Net

Politik

Pegawai KPK Yang Tidak Lulus Tes Diminta Tetap Bantu Perangi Korupsi

RABU, 05 MEI 2021 | 13:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hengkang karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan diharapkan untuk tetap membantu pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Hal itu disampaikan pakar komunikasi, Emrus Sihombing, menjelang konferensi pers KPK untuk mengumumkan hasil tes wawasan kebangsaan yang menjadi polemik di masyarakat belakangan ini.

Menurut Emrus, pegawai KPK yang nantinya hengkang harus menerima kenyataan tersebut dengan baik dan ksatria.


"Mereka yang nantinya keluar dari KPK karena tidak lolos tes, tentu jika merasa memiliki idealis dan integritas kukuh, menurut saya, bukan akhir pengabdian mereka memberantas dan mencegah perilaku koruptif di tanah air," ujar Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/5).

Karena, para pegawai KPK sudah memiliki dasar pengetahuan dan pengalaman yang luar biasa selama mengabdi di lembaga antirasuah tersebut.

"Mereka harus membantu negara dan atau pemerintah untuk 'membersihkan' negeri ini dari perilaku koruptif dengan membentuk sebuah. Sebut saja misalnya, Wadah Mantan Pegawai (WMP) KPK, jadi ada diksi 'mantan'," jelas Emrus.

Perkumpulan tersebut menurut Emrus, bisa berfungsi menjadi check and balances bagi KPK ke depannya.

"Perkumpulan ini sekaligus berfungsi semacam 'check and balances' bagi Komisioner, Dewan Pengawas (Dewas), dan Wadah Pegawai (WP) KPK dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi)," pungkas Emrus.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya