Berita

Lambang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/Net

Politik

Hasil Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Diumumkan Siang Ini, Jangan Ada Yang Bermain Drama

RABU, 05 MEI 2021 | 00:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kabar burung mengenai sejumlah nama pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam peralihan status pegawai tetap menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tengah ramai diperbincangkan publik.  

Peralihan status kepegawaian ini sendiri merupakan amanat dari pasal 1 ayat 6 UU 19/2019 tentang KPK yang menyebut bahwa egawai KPK adalah ASN sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan mengenai ASN.

Pada saat UU mulai berlaku, maka pegawai KPK yang belum berstatus pegawai ASN diberi waktu paling lama 2 tahun untuk bisa diangkat menjadi pegawai ASN.


TWK menjadi salah satu prasyarat dalam proses peralihan tersebut. Di mana tes itu kini menjadi polemik karena ada kabar burung yang menyebut 75 pegawai tidak lolos tes.

Polemik semakin memanas lantaran penyidik senior KPK, Novel Baswedan dikabarkan ikut gagal dalam menjalani tes. Isu kemudian berkembang seolah ada upaya untuk menyingkirkan Novel Baswedan dari KPK.

Namun demikian, Sekjen KPK Cahya Hardianto Harefa  memastikan bahwa hasil tes tersebut masih tersegel dan tersimpan aman di Gedung Merah Putih KPK. Pernyataan ini seolah menegaskan bahwa informasi mengenai nama-nama pegawai KPK yang tidak lolos kurang valid.

Sementara itu, seorang sumber dari internal KPK menegaskan bahwa pihaknya berencana mengumumkan hasil TWK ke publik pada Rabu (5/5).   

“Besok (Rabu) kita akan buka hasil TWK dan KPK pasti umumkan ke publik,” ujar kalangan internal KPK kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (4/5).

KPK, sambungnya, tidak akan kalah dengan pihak-pihak yang coba merusak atau mengadu domba internal mereka. Terlebih dengan cara-cara tidak beretika, yaitu memainkan isu hasil tes sebelum ada pengumuman resmi dari lembaga.

Diharapkan tidak ada politisasi dalam pengumuman tersebut, apalagi menebar isu seolah-olah ada sejumlah pihak yang menjadi korban dari terbitnya kebijakan pemerintah, dalam hal ini penerbitan UU KPK.

“Kami tahu permainan mereka. Mereka selalu memainkan drama playing victim,” demikian ujarnya lagi.

Pernyataan ini senada dengan apa yang disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri bahwa hasil tes akan diumumkan usai gugatan UU KPK diputus Mahkamah Konstitusi (MK). Keputusan itu ditunggu karena berkaitan dengan status kepegawaian di KPK.

Adapun pada Selasa (4/5), MK resmi menolak gugatan yang diajukan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo cs.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya