Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/Net

Politik

Zulhas: THR Secara Penuh Penting Diberikan Agar Buruh Bisa Ikut Rasakan Bahagia Lebaran

SELASA, 04 MEI 2021 | 19:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemberian tunjangan hari raya (THR) secara penuh penting diberikan oleh perusahaan agar kaum buruh bisa ikut merayakan Idul Fitri dengan senang dan bahagia.

Begitu kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengingatkan para pengusaha akan tuntutan para buruh jelang akhir bulan puasa.   

“Menjelang akhir puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri ini, salah satu tuntutan para buruh adalah agar perusahaan tidak menunggak atau mencicil Tunjangan Hari Raya (THR)," tegas pria yang akrab disapa Zulhas itu kepada wartawan, Selasa (4/5).


Penegasan serupa pernah disampaikan Zulhas saat pidato memperingati 23 Tahun Reformasi kemarin. Zulhas menekankan pentingnya para pengusaha untuk melakukan pembayaran THR kepada para pekerjanya untuk kesejahteraan mereka dan agar bisa ikut merayakan Hari Raya Idul Fitri.

“Kita mengetahui bahwa tahun lalu para pengusaha diberikan kelonggaran dalam menunaikan kewajiban mereka ini terhadap pekerjanya,” tekannya.

Kini, perekonomian Indonesia semakin menggeliat, roda ekonomi sudah berjalan walau belum maksimal. Artinya, sambung Zulhas, harapan buruh agar THR dibayar secara utuh seharusnya bisa diwujudkan.

Apalgi, pembayaran THR utuh itu sudah tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja/ Buruh di Perusahaan.

"Harapan kaum buruh agar THR dibayarkan penuh saya kira bisa kita pahami bersama. Bukan tentang memihak siapa, buruh atau pengusaha, tapi pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja perlu memikirkan dan mencari solusi yang tepat agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan, dikorbankan hak-haknya,” demikian kata wakil ketua MPR RI itu.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya