Berita

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net

Dunia

AS Khawatir, China Makin Represif Di Dalam Negeri Dan Agresif Di Luar

SENIN, 03 MEI 2021 | 10:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China merupakan satu-satunya negara di dunia yang memiliki kemampuan militer, ekonomi, dan diplomatik yang dapat merusak tatanan internasional.

Bahkan saat ini China semakin kuat, bertindak lebih represif dan agresif.

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dalam sebua wawancara dengan CBS pada Minggu (2/5).


"Apa yang telah kita lihat selama beberapa tahun terakhir adalah China yang bertindak lebih represif di dalam negeri dan lebih agresif di luar negeri. Itu adalah fakta," ujarnya, seperti dikutip AFP.

Blinken menegaskan, AS memiliki perhatian atas pengaruh China dan bertekad untuk mempertahankan dunia berbasis aturan.

"Tapi saya ingin memperjelas sesuatu, tujuan kami bukanlah untuk menahan China, (namun) untuk menegakkan tatanan berbasis aturan," kata Blinken.

Dalam pidato pertamanya di hadapan Kongres pada Rabu (28/4), Presiden Joe Biden menggarisbawahi bahwa dia tidak mencari konflik dengan Beijing.

Biden menyebut telah mengatakan kepada Presiden China Xi Jinping bahwa AS menyambut baik persaingan, tetapi tidak mencari konflik.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan China dan AS berada dalam titik terendah dengan berbagai persoalan, mulai dari HAM, Laut China Selatan, Taiwan, hingga kekerasan terhadap minoritas Uighur.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya