Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Polisi India Tangkap Penjual 706 Tabung Oksigen Ilegal

SENIN, 03 MEI 2021 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi India telah menangkap oknum pengusaha nakal yang  menjual 706 tabung oksigen secara ilegal.

Gurdeep Chandel, pemilik Indo Gases, sebuah unit industri yang berlokasi di Baddi, didakwa karena menjual 706 tabung oksigen meski ada larangan dari pemerintah.

“Kami telah mendaftarkan kasus tersebut, setelah pemeriksaan yang dilakukan oleh panitia menemukan beberapa pelanggaran,” kata KC Chaman, Wakil Komisaris Solan, seperti dikutip dari India Today, Minggu (2/5)


706 tabung tersebut telah dipasarkan ke individu dan beberapa pelaku bisnis. Dari jumlah tersebut, 453 tabung oksigen dijual ke perusahaan yang berbasis di Ghaziabad, ungkap penyelidikan tersebut.

Pemerintah telah mengarahkan pihak berwenang  untuk menyita tabung-tabung tersebut. Satu tabung gas oksigen, yang biasanya berharga antara 10.000 hingga 12.000 rupee, diduga dijual seharga 62.000 rupee (sekitar 12 juta rupiah).

Pemerintah Himachal telah mengarahkan pejabat distrik untuk memeriksa ulang stok tabung gas oksigen rumah sakit swasta, unit industri, dan individu.

Kementerian Dalam Negeri (MHA) India telah memberlakukan larangan penjualan tabung oksigen untuk keperluan non-medis sejak 25 April lalu.

Dalam kasus lainnya, polisi India juga menerima laporan puluhan botol suntik remdesivir telah dicuri dari sebuah rumah sakit di Kullu, di negara bagian Himachal Pradesh. Belum ada informasi lanjutan tentang kasus tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya