Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat berkunjung ke Kupang, Nusa Tenggara Timur/Ist

Politik

Didoakan Tokoh NTT Jadi Presiden, Ridwan Kamil: Masak Tidak Diaminkan...

MINGGU, 02 MEI 2021 | 17:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dukungan kepada Ridwan Kamil untuk menjadi Presiden Republik Indonesia disampaikan masyarakat Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu disampaikan saat Gubernur Jawa Barat itu saat berkunjung langsung ke Kampung Amanuban, Kupang untuk menyerahkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor akibat siklon tropis seroja.

Hal serupa terjadi saat menggelar pertemuan dengan MUI NTT di Masjid Raya Nurussa'adah di Kota Kupang. Para pengurus MUI NTT menyebut bahwa Ridwan Kamil sudah sangat cocok menjadi calon presiden selanjutnya.


Menanggapi ungkapan-ungkapan tersebut, Ridwan Kamil pun hanya membalasnya dengan senyum dan candaan. Ia menyebut, bahwa kini masih menjalani tugasnya sebagai Gubernur Jabar.

"Itu pertanyaan yang tidak bisa dihindari ya karena selalu dihubung-hubungkan. Yang pertama saya fokus di Jawa Barat. Yang pasti di Jabar dua periode itu lebih realistislah," kata Ridwan Kami seusai pertemuan dengan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan NTT, Minggu (2/5).

Meski opsi dirinya mencalonkan kembali menjadi Gubernur Jabar periode berikutnya lebih realistis. Namun Emil, sapaan Ridwan Kamil, masih menimbang dan memperhitungkan untuk mencalonkan diri di Pilpres 2024.

"Tapi urusan 2024 kita lihat menjelang-menjelang, karena seringkali kalau sekarang, dibandingkan dengan kandidat lain-lain, kalau kandidat lain-lainnya bergabung, kan ngitungnya jadi beda lagi. Makanya masih agak jauh kalau menghitung 2024," jelasnya diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Saat mendengar harapan dan doa dari masyarakat yang menginginkan dirinya menjadi Presiden RI selanjutnya, kata Emil, ia hanya bisa mengaminkan.

"Tapi kalau ada doa-doa seperti itu, masak tidak diaaminkan ya. Saya ucapkan terima kasih dan amin," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil memuji keindahan alam NTT yang dulunya berjuluk Sunda Kecil. Kunjungannya kali ini adalah kali pertama ia menginjakkan kaki di Kupang, walaupun pernah mengunjungi beberapat tempat lainnya di NTT.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya