Berita

Pembicaraan mengenai kesepakatan nuklir Iran JCPOA di Wina/Net

Dunia

Rusia: Negosiasi Kesepakatan Nuklir Iran Berjalan Lancar, Selesai Dalam Waktu Tiga Pekan

MINGGU, 02 MEI 2021 | 07:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negosiasi kesepakatan nuklir antara Iran dengan neggara-negara anggota Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) untuk membawa kembali Amerika Serikat (AS) berjalan dengan lancar.

Para diplomat tingkat tinggi dari China, Jerman, Prancis, Rusia, dan Inggris membuat kemajuan dalam negosiasi di Wina, Austria pada Sabtu (2/5).

Setelah pertemuan, perwakilan dari Rusia, Mikhail Ulyanov mengatakan negosiasi mengalami "kemajuan tak terbantahkan".


"Komisi Gabungan akan berkumpul kembali pada akhir pekan depan," ujar Ulyanov, seperti dikutip Shafaaq News.

"Masih terlalu dini untuk bersemangat, tetapi kami memiliki alasan untuk berhati-hati dan meningkatkan optimisme. Tidak ada tenggat waktu, tetapi para peserta bertujuan untuk berhasil menyelesaikan pembicaraan dalam waktu sekitar 3 pekan," tambahnya.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

"Saya dapat mengatakan bahwa sekarang diskusi kita telah mencapai kedewasaan, baik dalam topik yang disengketakan maupun di bagian yang kita sepakati. Meskipun kami belum dapat sepenuhnya memprediksi kapan dan bagaimana kami akan dapat mencapai kesepakatan, kesepakatan itu terus berlanjut, meskipun lambat," jelasnya.

Ia juga mengatakan, Iran dan AS memiliki "kesepakatan" mengenai banyak sanksi yang akan dicabut untuk  mengembalikan Washington ke JCPOA.

Araghchi mengatakan konsensus telah dicapai mengenai pencabutan sanksi yang mencakup sektor energi, otomotif, keuangan dan pelabuhan Iran, serta sanksi yang diberikan pada individu.

Pembicaraan di Wina telah dimulai sejak awal April dan telah mencakup beberapa putaran diskusi tingkat tinggi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya