Berita

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait/Net

Politik

BPOM Tak Respons Keluhan Masyarakat Soal Bahaya BPA, Komnas Anak: Itu Bentuk Ketidakpedulian

MINGGU, 02 MEI 2021 | 01:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak), Arist Merdeka Sirait, menyesalkan sikap Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) yang tak merespons keluhan warga terkait bahaya Bisphenol A atau BPA.

Kandungan kimia yang dinamakan BPA ini, terdapat pada plastik yang biasa dijadikan perkakas rumah tangga. Seperti piring, gelas, botol plastik, galon isi ulang, dan lain sebagainya.

Berdasarkan hasil studi dan riset terbaru yang dipublikasikan pada 15 April 2021 oleh laman Neuroscience News.Com, sejumlah kecil zat bisphenol A dan bisphenol S mampu mengganggu transmisi sinyal antara sel-sel saraf di otak ikan.


Para peneliti menganggap sangat mungkin bahwa gangguan serupa juga dapat terjadi pada otak manusia dewasa.

Menurut Arist Merdeka Sirait, tidak diresponsnya keluhan masyarakat terkait BPA oleh BPOM merupakan bentuk ketidakpedulian.

"Kalau keluhan tidak direspon bagaimana? Itu bentuk ketidakpedulian," kata Arist, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (1/5).

Arist menyarankan BPOM merespon setiap keluhan yang disampaikan masyarakat.

"Kalau BPA berdampak kepada anak-anak, maka saya pasti seperti sekarang ini, protes keras," tutup Arist.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya