Berita

Presiden Nicolas Maduro/Net

Dunia

Venezuela Bebaskan Enam Pekerja Minyak AS, Isyarat Baik Maduro Kepada Biden?

SABTU, 01 MEI 2021 | 14:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Enam eksekutif perminyakan Amerika yang dipenjara di Venezuela lebih dari tiga tahun lalu, saat ini diberikan keringanan dengan memindahkannya menjadi tahanan rumah. Keputusan itu dikeluarkan pada Jumat (30/4), menunjukkan niat baik pemerintah Venezuela terhadap pemerintahan Biden.  

Keenam ekskutif itu sebelumnya ditahan atas tuduhan korupsi. Pembebasan karyawan Citgo yang berbasis di Houston itu telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga kepada kantor berita The Associated Press.

Tomeu Vadell, Jose Luis Zambrano, Alirio Zambrano, Jorge Toledo, Gustavo Cardenas dan Jose Pereira diseret oleh agen keamanan yang menggunakan penutup wajah saat pada pertemuan di Caracas sebelum Thanksgiving pada 2017 lalu. Mereka telah dibujuk ke Venezuela untuk menghadiri pertemuan di markas besar induk Citgo, raksasa minyak milik negara PDVSA.


Keenamnya pernah sempat diberikan tahanan rumah pada Desember 2019, tetapi dua bulan kemudian kembali dijebloskan ke penjara di hari yang sama ketika Presiden Donald Trump menyambut pemimpin oposisi Juan Guaido ke Gedung Putih.

Presiden Nicolas Maduro yakin, pembebasan keenam eksekutif ini adalah langkah yang baik untuk Biden.

Pembebasan dilakukan ketika para pejabat pemerintah bertemu untuk membahas bagaimana menangani Venezuela, sebuah kediktatoran yang telah membubarkan gerakan oposisi yang tampaknya hampir mengambil alih kekuasaan tahun lalu.

Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman bersama agen federal akan bertemu dengan jajaran pejabat Maduro untuk mempertimbangkan opsi tentang sanksi AS.

Juan Gonzalez, direktur senior Dewan Keamanan Nasional untuk Belahan Barat, mengatakan kepada AP minggu ini bahwa dia ingin melihat 'langkah konkret oleh rezim, bukan kata-kata' dari orang kuat Nicolás Maduro.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya