Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin/Net

Dunia

Sepanjang April China Telah Kirim 26.000 Ventilator Dan 3.800 Ton Obat-obatan Untuk Atasi Covid-19 India

SABTU, 01 MEI 2021 | 07:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China telah mengerahkan kekuatan untuk membantu India mengatasi  Covid-19 yang saat ini tengah menghantam negara itu.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (30/4), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan bahwa masyarakat China, termasuk palang merah, pemerintah daerah, organisasi swasta dan perusahaan, telah dimobilisasi untuk mengirim materi anti-pandemi ke India.

Menurut statistik yang tidak lengkap, China telah mengekspor lebih dari 26.000 ventilator dan oksigenator, 15.000 pemantau pasien, dan sekitar 3.800 ton obat ke India sejak April.


"Perusahaan medis China sedang mempersiapkan produksinya, dan lebih banyak dari bahan-bahan ini akan dikirim ke India dalam beberapa hari mendatang," kata Wang, mencatat bahwa sebagian besar sumbangan dan pembelian tersebut dilakukan dengan cara non-pemerintah, seperti dikutip dari Global Times, Jumat (30/4).

Wang menyebutkan bahwa rute penerbangan kargo dari China ke India beroperasi dengan lancar. Dalam dua minggu terakhir, beberapa penerbangan telah dilakukan dari Cina ke India, tambahnya.

"Otoritas Tiongkok memfasilitasi izin bea cukai dan transportasi untuk mengirimkan bahan anti-Covid-19 dari kota-kota Tiongkok ke India," menurut Wang.

India saat ini sedang mengalami wabah baru yang paling parah, yang oleh para ahli bahkan disebut sebagai 'tsunami Covid-19'.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa angka Covid-19 di negara itu mencapai 18.762.976 pada hari Jumat (30/4), ketika 386.452 kasus baru tercatat selama 24 jam terakhir dengan sebanyak 3.498 kematian di seluruh negeri sejak Kamis pagi, sehingga total korban tewas menjadi 208.330.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya