Berita

Sejumlah anak dinasihati untuk tidak lagi memainkan meriam spiritus/RMOLJateng

Nusantara

Bikin Gaduh Dan Resah Warga, Puluhan Meriam Spiritus Disita Polisi

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 13:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Warga Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah tengah resah. Penyebanya adalah suara permainan meriam berbahan spiritus yang dinyalakan anak-anak menjelang buka puasa dan setelah sahur.

Sebelum ada korban jiwa atas permainan yang berbahaya tersebut, Polres Sukoharjo melalui Polsek Mojolaban menindaklanjuti dengan melakukan razia. Aparat menyisir di beberapa lokasi, di antaranya di Dukuh Mertan Desa Wirun dan Dukuh Suren Desa Bekonang.

Hasilnya, puluhan meriam spiritus dengan pemantik magnet yang biasanya digunakan untuk pemantik korek api gas, disita dari tangan anak-anak saat memainkannya di pematang sawah. Oleh petugas, mereka diberi peringatan melalui orang tuanya.


Kapolsek Mojolaban, AKP Mulyanta mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas menerangkan, razia meriam spiritus merupakan instruksi langsung pimpinan untuk menjaga kenyamanan dan ketenangan masyarakat selama Ramadan mulai selepas sahur dan sore hari menjelang buka puasa.

"Razia merupakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) dengan sasaran selain penjual petasan juga mengantisipasi  peredaran minuman beralkohol (minol). Selama Ramadan Sukoharjo targetnya zero petasan dan minol," ungkap AKP Mulyanta, Jumat (30/4).

Dalam razia tersebut, sedikitnya 9 anak-anak usia antara 7 hingga 12 tahun terjaring tengah memainkan meriam spiritus tersebut.  

"Kami tegas menyampaikan kepada para orang tua supaya mengawasi anak-anaknya. Mainan ini kan berbahaya, kalau ledakan yang dihasilkan sangat besar, bisa melukai tidak saja dirinya sendiri, tapi juga orang lain yang didekatnya," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Dari razia ini, petugas menyita 8 buah meriam spiritus terbuat dari kaleng bekas minuman susu kental manis yang dirangkai dengan disambung dengan panjang sekitar 1 meter, 2 buah botol kecil spirtus, dan 1 pemantik api. Seluruh barang bukti selanjutnya akan dimusnahkan.

Pada waktu yang sama, Polsek Gatak, Sukoharjo, juga melaporkan sudah mengamankan sejumlah meriam spiritus di wilayahnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya