Berita

Kyrgyzstan dan Tajikistan terlibat bentrokan di perbatasan/Net

Dunia

Bentrokan Di Perbatasan Tewaskan Banyak Korban, Kyrgyzstan Dan Tajikistan Sepakati Gencatan Senjata

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 10:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Api konflik di perbatasan Kyrgyzstan dan Tajikistan kembali menyala. Bentrokan hebat di antara kedua negara menyebabkan banyak korban jiwa dan terluka.

Kementerian Kesehatan Kyrgyzstan pada Jumat  (30/4) melaporkan, korban bentrokan di perbatasan bertambah menjadi 13 orang meninggal dunia dan 121 lainnya terluka.

"Pada 07.50, jumlah total mereka yang terluka akibat insiden di perbtaasan Kygyzstan-Tajikistan adalah 134, dengan 13 di antaranya telah meninggal," ujar jurubicara kementerian, seperti dikutip Sputnik.


Kementerian menuturkan, 25 orang yang terluka dibawa dari Batken ke Bishkek dengan pesawat khusus dan dirawat di Rumah Sakit Pusat Penelitian Traumatologi dan Ortopedi Bishkek, Rumah Sakit nasional dan Pusat Bedah Nasional.

Dari mereka yang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya dalam kondisi parah.

Bentrokan sendiri dipicu setelah pihak Tajikistan berusaha untuk memasang kamera CCTV di tiang saluran listrik di perbatasan Batken pada Rabu (28/4).

Pihak Kyrgyzstan kemudian mencoba untuk merobohkan tiang tersebut dan keduanya mulai bentrok.

Bentrokan diawali dengan lemparan batu dari kedua sisi, meningkat menjadi aksi saling tembak pada Kamis malam (29/4).

Insiden tersebut membuat tiga warga Tajikistan tewas, dan lebih dari 100 lainnya terluka.

Pada malam hari, kedua negara  menyepakati gencatan senjata dan penarikan pasukan ke tempat-tempat penempatan mereka sebelumnya.

Konflik di perbatasan kerap terjadi antara Kyrgyzstan dan Tajikistan. Alasan utamanya adalah bagian yang tidak terbagi, di mana tidak mungkin untuk menentukan di mana letak perbatasan antar negara bagian.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya