Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping Janjikan Perkuat Kerja Sama Vaksin Dengan Hongaria, PM Orban: China Memberi Dukungan Tepat Waktu

JUMAT, 30 APRIL 2021 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa negaranya siap untuk terus memperkuat kerja sama vaksin dengan pemerintah Hongaria. Juga dengan tegas menghormati janjinya untuk menjadikan vaksin sebagai barang publik global.

Janji dan komitmen tersebut disampaikan kepada Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban, dalam percakapan telepon keduanya pada Kamis (29/4).

Hongaria adalah negara anggota UE pertama yang membeli dan mengesahkan penggunaan vaksin China. Itu ditandai dengan pengiriman pertama vaksin Sinopharm China yang tiba di Budapest pada 16 Februari. Baik Presiden Hongaria Janos Ader maupun Orban telah diinokulasi dengan vaksin Sinopharm.


"Kedua belah pihak telah bekerja sama secara erat dalam vaksin, menunjukkan rasa saling percaya politik tingkat tinggi dan hubungan bilateral yang lebih tangguh dan dinamis," kata Xi, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (29/4).

Xi juga menekankan bahwa China sangat menghargai Hongaria atas ketaatannya yang kuat terhadap kebijakan yang bersahabat dengan China, serta kontribusi yang signifikan untuk memajukan kerja sama antara China dan negara-negara Eropa Tengah dan Timur (CEEC), dan menjaga hubungan China-Eropa secara keseluruhan.

"China bersedia melakukan komunikasi strategis yang erat dengan Hongaria, mengkonsolidasikan rasa saling percaya politik, dan menggunakan kereta api Hongaria-Serbia dan proyek-proyek besar lainnya sebagai panduan untuk memperdalam kerja sama praktis di berbagai bidang," kata Xi.

Sementara, Orban pada gilirannya mengatakan bahwa negaranya berterima kasih atas peran penting dalam mengendalikan pandemi di negaranya.

"China telah memberikan dukungan tepat waktu kepada Hongaria, yang telah memainkan peran penting dalam mengendalikan pandemi," kata Orban.

"Hongaria sangat mementingkan hubungannya dengan China dan senang bahwa perdagangan antara kedua negara telah tumbuh melawan tren meskipun ada pandemi," kata Orban.

Hongaria menyambut lebih banyak perusahaan China untuk berinvestasi di negara itu dan akan menyediakan lingkungan bisnis yang baik bagi mereka, janjinya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya