Berita

Anggota DPR RI. Fahira Idris/Ist

Politik

Fahira: Manfaatkan Mahasiswa Sebagai Sumberdaya Kreatif Dalam Pembangunan Iptek

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 16:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nomenklatur baru kementerian akhirnya terkuak setelah pelantikan Nadiem Anwar Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu kemarin (28/4).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi merupakan peleburan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Terlepas dari pro kontra yang terjadi di masyarakat, peleburan dua kementerian ini diharapkan merupakan kebijakan yang tepat dan strategis dalam memajukan pembangunan riset, ilmu pengetahuan, dan teknologi di Indonesia yang memang saat ini belum terlalu menggeliat.


Dikatakan anggota DPD RI, Fahira Idris, salah satu pekerjaan penting yang harus segera dilakukan Mendikbud Ristek terutama dalam bidang penelitian, riset dan pengembangan teknologi adalah melakukan reorientasi pembangunan iptek ke depan.

Yaitu dengan menjadikan setiap denyut aktivitas iptek, dan negeri ini berorientasi kepada kebutuhan nyata rakyat dan potensi bangsa.

Riset Indonesia tidak bisa lagi didasarkan hanya atas keingintahuan peneliti, tetapi didasarkan atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat sekaligus melihat kebutuhan pasar.

“Artinya lembaga penelitian terutama yang berada di bawah koordinasi Mendikbud Ristek harus segera menghasilkan berbagai produk yang berguna bagi masyarakat dan dunia usaha. Jika dalam beberapa tahun ke depan gebrakan seperti ini lahir, maka peleburan kedua kementerian ini adalah kebijakan yang tepat," ujar Fahira Idris di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta (29/4).

"Untuk itu, yang sangat perlu segera dilakukan adalah memformulasikan berbagai kebijakan dan regulasi agar pembangunan iptek terintegrasi dalam satu sistem pembangunan ekonomi bangsa atau tidak bisa lagi dilakukan secara parsial,” sambungnya.

Menurut Fahira, salah satu pilar penting dalam upaya reorientasi pembangunan iptek adalah mahasiswa.

Dalam pembangunan riset dan iptek saat ini dan ke depan, mahasiswa harus dipandang sebagai sumberdaya kreatif yang setiap tahun terbarukan atau sumber daya potensial yang akan terus lahir.

Di banyak negara, sangat sering ditemui berbagai riset dan inovasi yang berawal dari berbagai tugas mahasiswa. Melalui kolaborasi dengan kampus dan dosen, ide dan gagasan segar dari mahasiswa yang sering sekali berangkat dari kebutuhan masyarakat dan dunia usaha banyak dilirik sehingga mendapatkan hibah riset baik dari investor, dunia usaha, maupun Pemerintah.

“Saya meyakini banyak mahasiswa cerdas di Indonesia dan mereka harus dilibatkan dalam pembangunan riset dan iptek di negeri ini. Artinya Kementerian yang baru ini harus mempunyai sistem dan mekanisme untuk ‘memanen’ ide-ide kreatif dari mahasiswa di seluruh Indonesia sehingga kampus benar-benar menjadi wadah pengembangan iptek yang bersifat eksploratif," harap Senator DKI Jakarta ini.

"Ke depan perguruan tinggi di Indonesia harus menjadi salah satu sumber gagasan utama inovasi bagi industri,” pungkas Fahira Idris.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya