Berita

PM Prayut Chan-O-Cha mengunjungi rumah sakit lapangan di Bangkok, pada Rabu 21 April 2021/Net

Dunia

Tahan Laju Pandemi, 73 Provinsi Thailand Terapkan Aturan Wajib Masker

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 13:44 WIB

Kementerian Dalam Negeri Thailand pada Kamis (29/4) mengumumkan bahwa 73 provinsi, termasuk Bangkok, telah mulai menerapkan peraturan wajib masker. Jika ketahuan melanggar, maka akan dikenakan sanksi yang cukup besar.

Aturan baru tersebut sebenarnya sudah mulai diperkenalkan di Bangkok beberapa hari lalu. Bahkan, PM Prayut Chan-o-cha sudah didenda karena melanggar peraturan dengan membayar 6.000 baht (2,7 juta rupiah).

Menurut aturan baru, pelanggar dapat didenda hingga 20.000 baht, namun denda diberikan secara bertahap. Denda pada pelanggaran pertama ditetapkan sebesar 6.000 baht, tetapi pengadilan memiliki keleluasaan untuk mengurangi jumlah tersebut berdasarkan keadaan, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (29/4).


Pelanggar berulang menghadapi denda yang meningkat, hingga batas atas 20.000 baht.

Dari 73 provinsi yang sudah menerapkan aturan tersebut, masih ada empat provinsi lain, mereka adalah Phayao, Mae Hong Son, Rayong dan Samut Sakhon, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (29/4).

Panitia pengendalian penyakit di keempat provinsi itu dilaporkan belum membahas masalah tersebut.

Namun, pihak berwenang di Samut Sakhon telah meminta masyarakat setempat untuk bekerja sama dalam upaya pengendalian Covid-19 dengan menggunakan masker wajah secara sukarela. Provinsi tersebut merupakan episentrum penyakit pada bulan Desember lalu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya