Berita

Ilustrasi virus corona/Net

Nusantara

4 Minggu Tidak Ada Kasus Baru, 6 Kecamatan Di Jember Masuk Zona Hijau

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 09:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 6 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur berubah menjadi zona hijau setelah 4 minggu berturut-turut tidak ditemukan ada kasus Covid-19 baru.

Keenam kecamatan tersebut lima di antaranya berada di wilayah Jember Timur yakni Kecamatan Sumber Jambe, Ledokombo, Mayang, Pakusari, dan Jelbuk. Sementara satu kecamatan lain di Jember Selatan, yakni Kencong.

"Alhamdulillah 6 kecamatan hijau," ujar Plt Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, Habib Salim seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim.


Dia menjelaskan keenam kecamatan ini menjadi zona hijau seiring dengan penanganan Covid-19, bahwa pasien di kecamatan tersebut sembuh dan tidak ada pasien meninggal dunia. Selain itu, tidak ada kasus baru Covid-19.

"Mudah-mudahan 6 kecamatan tersebut bisa mempertahankan tetap zona hijau," harap Habib.

Habib juga menjelaskan, sebelumnya sudah ada tiga kecamatan yang sudah zona hijau terlebih dahulu. Ketiganya adalah Kecamatan Mumbulsari, Jenggawah dan Jombang.

"Namun kembali ke zona oranye dan kuning karena ada kasus Covid-19 baru, bahkan ada yang hingga meninggal dunia," jelasnya.  

Habib pun mengimbau pihak pemangku kepentingan dan masyarakat dari enam kecamatan zona hijau, agar mempertahankan dengan melakukan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 supaya tidak kembali ke zona oranye apalagi merah.

Sesuai data Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Jember, hingga Rabu (28/4) malam, tercatat ada 2 kasus Covid-19 baru, dan tercatat ada 5 pasien positif sembuh baru. Sehingga jumlah total pasien positif Covid-19 sebanyak 6.900 orang, dan 6.388 di antaranya dinyatakan sembuh, serta 471 meninggal dunia. Sebanyak 41 orang tengah dirawat dan menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan sesuai peta zonasi 31 kecamatan di kabupaten Jember, 6 Kecamatan zona hijau, 7 kecamatan zona orange dan 18 kecamatan zona kuning.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya