Berita

Wakil Menteri Luar Negeri Taiwan, Miguel Li-jey Tsao/Net

Dunia

Tsunami Covid-19 India: Taiwan Siap Kirimkan Bantuan Generator Oksigen

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 07:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Taiwan saat ini bersiap mengangkut generator oksigen untuk membantu mengatasi tsunami Covid-19 yang saat ini menerjang India. Rencananya, pengiriman bantuan tersebut akan dimulai pekan depan.

Wakil Menteri Luar Negeri Taiwan, Miguel Li-jey Tsao mengatakan bahwa kementeriannya telah mulai berkoordinasi dengan badan pemerintah dan non-pemerintah terkait untuk mengkonsolidasikan sumber daya medis dan pasokan vital lainnya untuk India, terutama konsentrator oksigen.

“Kami berusaha untuk mendapatkan perangkat yang cukup,” katanya, seperti dikutip dari Taiwan News, Rabu (27/4).


“Gelombang pertama generator oksigen akan dikirim oleh China Airlines minggu ini. Ini bantuan jangka panjang," lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Urusan Ekonomi Chen Chern-chyi mengatakan bahwa kementriannya telah mengarahkan daftar produsen genrator oksigen ke Kemenlu, sebagai penanggung jawab pemberian bantuan.

“Kementerian Perekonomian telah mengarahkan daftar produsen generator oksigen ke Kementerian Luar Negeri. MOFA bertanggung jawab atas RUU untuk bantuan tersebut," kata Chern-chyi.

Bantuan ke India akan diawasi oleh Menteri Luar Negeri Joseph Wu. Dua wakilnya akan menyampaikan perhatian dan kesediaan tulus rakyat Taiwan untuk membantu Gourangal Das, utusan utama India di Taiwan, menurut juru bicara Kemenlu, Joanne Ou, dalam konferensi pers.

India telah mencatat 17,3 juta kasus Covid-19, dengan 360.960 kasus baru dan 3.293 kematian pada hari terakhir, menurut laporan The Times of India.

Negara berpenduduk terbesar kedua di dunia ini telah menetapkan rekor tertinggi global baru untuk kasus yang dikonfirmasi selama enam hari berturut-turut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya