Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus/RMOL

Presisi

Loloskan WNI Tanpa Karantina, Empat Orang Ditetapkan Tersangka

RABU, 28 APRIL 2021 | 20:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus mafia karantina atau pelanggaran aturan masuk Indonesia dari luar negeri selama masa pandemi Covid-19.

"Meskipun tidak kami tahan karena UU Karantina Kesehatan ancamanya satu tahun penjara, kini tiga tersangka berkembang (bertambah) satu tersangka inisial GC," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (28/4).

Adapun inisial dari keempat tersangka itu antara lain RW, JD, GC, dan S.


Belakangan diketahui, JD merupakan WNI yang baru masuk ke Indonesia menggunakan jasa ketiga tersangka dengan tujuan tidak melalui proses karantina.

Pemerintah Indonesia diketahui memperketat masuknya WNA asal India dan WNI yang baru datang dari India lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di negara tersebut. Mereka yang datang dan tiba di Indonesia wajib menjalani masa karantina mandiri selama 14 hari.

Baru-baru ini, Polda Metro Jaya mengamankan sindikat mafia karantina berinisial antara lain RW, JD, GC, dan S terkait kasus pelanggaran aturan masuk Indonesia. Kala itu, JD yang merupakan WNI tiba di Indonesia setelah beberapa waktu berada di India.

Namun, JD tidak ingin dikarantina dan memilih memakai jasa RW dan S untuk lolos dari karantina dengan membayar sejumlah uang. Sindikat itu kemudian berhasil dibongkar oleh Polda Metro Jaya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya