Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Nadiem Jadi Mendikbud-Ristek Dan Bahlil Menteri Investasi, Pengamat: Jokowi Main Aman

RABU, 28 APRIL 2021 | 17:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Proses pergantian menteri di Kabinet Indonesia Maju yang dilakukan Presiden Joko Widodo pada Rabu (28/4) terasa datar. Tak ada kejutan dari reshuffle kabinet jilid II di periode kedua Jokowi ini.

Pasalnya, Jokowi hanya menambahkan kementerian baru yakni Kementerian Investasi yang dijabat Bahlil Lahadalia. Sedangkan peleburan Kemendikbud-Ristek tetap dipimpin oleh Nadiem Makarim dan Kepala BRIN dijabat Laksana Tri Handoko.

"Mungkin Jokowi ingin main aman dan tak ingin menambah musuh. Tak ingin mengusik partai dan ingin jaga kestabilan koalisi," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (28/4).


Sebab, menurut Ujang, jika ada perluasan reshuffle kabinet jilid II dan mengganti menteri yang ada saat ini, Jokowi kelihatannya belum berani mengubah itu semua. Karena secara otomatis akan mengubah peta koalisi.

"(Mengganti menteri yang bukan dari nomenklatur baru) sama saja mengusik kepentingan partai dan profesional yang jadi menteri," kata Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Padahal, lanjut Ujang, rakyat kecewa ada menteri yang diduga jual beli jabatan masih dibiarkan oleh sang Kepala Negara.

"Kalau serius, mestinya diganti. Di luar negeri, menteri yang hanya baru disebut dalam satu kasus saja sudah langsung mundur. Kalau Nadiem, mungkin banyak yang back up," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya