Berita

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko/Repro

Politik

Target BRIN Di Bawah Komando Laksana Tri Handoko Usai Dilantik Jokowi

RABU, 28 APRIL 2021 | 16:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Laksana Tri Handoko kini resmi menjabat Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu sore (28/4).

Seusai dilantik, Laksana mengaku bakal tancap gas untuk berkonsolidasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menciptakan ekosistem riset dan inovasi yang lebih baik untuk negara.
 
"Tentu kami ditargetkan untuk bisa konsolidasi dalam waktu secepat-cepatnya sehingga kita bisa segera masuk program baru untuk menciptakan ekosistem riset dan inovasi yang lebih baik untuk negara ini," ucap Laksana dalam sambutannya.


Laksana juga menyatakan, pihaknya tidak hanya ingin berhenti pada inovasi. Lebih dari itu, BRIN mampu menjadi fasiltiator dan enabler bagi kalangan di luar BRIN, termasuk perguruan tinggi dan industri.

"Untuk bisa mengembangkan kapasitas dan kompetensinya untuk melakukan riset dan inovasi. Sehingga pada akhirnya akan mendukung perekonomian negara kita dalam jangka panjang," tuturnya.

Lebih lanjut, Laksana juga menyebut BRIN akan berkoordinasi dengan Mendikbud-Ristek dan Kementerian Investasi dalam rangka memberikan dampak ekonomi dari berbagai aktivitas riset dan inovasi.

"Sehingga memberikan dampak ekonomi secara langsung pada masyarakat. Pada saat yang sama dapat memicu investasi baru yang masuk ke sektor IPTEK baik dari dalam maupun luar negeri. Dan keberadaan BRIN akan dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang," tandasnya.

Sekadar informasi, pengangkatan Kepala BRIN berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 19 M tahun 2021 tentang Pengangkatan  Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya