Berita

Mantan Sekretaris FPI, Munarman saat digelandang ke Rutan Polda Metro Jaya/Repro

Hukum

Pengacara Protes Munarman Dibawa Dengan Mata Tertutup Ke Rutan Polda

RABU, 28 APRIL 2021 | 14:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tim Advokasi Ulama dan Aktivis (Taktis) memprotes keras penangkapan Munarman dengan cara menyeret paksa dari kediamannya dan menutup mata saat tiba di Polda Metro Jaya.

Salah satu anggota Taktis, Hariadi Nasution menilai polisi telah menyalahi prinsip hukum dan hak asasi manusia sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 28 ayat (3) UU 5/2018 tentang Perubahan Atas UU 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Selain itu, Hariadi menjelaskan bahwa pekerjaan Munarman adalah seorang pengacara. Bila ada penangkapan, maka seharusya diawali dengan pengiriman surat.


"Klien kami adalah advokat yang merupakan penegak hukum, apabila dipanggil secara patut-pun klien kami pasti akan memenuhi panggilan tersebut," kata Hariadi melalui keterangan tertulis, Rabu (28/4).

"Namun hingga terjadinya penangkapan terhadap klien kami tidak pernah ada sepucuk surat pun diterima," sambungnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOJakarta.

Munarman diringkus aparat Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror lantaran diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme.

Selain itu, Munarman juga diduga melakukan permufakatan jahat tindak pidana terorisme dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme. Munarman ditangkap pada Selasa (27/4) sekira pukul 15.30 WIB di kawasan Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.

Bukan hanya menangkap Munarman, polisi juga menggeledah bekas kantor FPI di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat hingga Selasa malam.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya