Berita

Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani/Net

Politik

Komisi III: Munarman Bisa Uji Tindakan Densus 88 Antiteror Lewat Praperadilan

RABU, 28 APRIL 2021 | 10:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penangkapan mantan Sekretaris Umum FPI Munarman oleh Densus 88 Antiteror atas dugaan tindak pidana terorisme menuai reaksi beragam dari berbagai kalangan masyarakat.
 
Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani mengatakan pihaknya masih terus akan mengikuti secara seksama kasus yang menimpa Munarman itu.

"Soal upaya paksa berupa penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 Polri tentu tidak bisa kita nilai pada saat ini," kata Arsul Sani kepada wartawan, Rabu (28/4).


PPP, sambungnya, juga akan melihat secara seksama apakah Polri memiliki bukti-bukti permulaan yang cukup juga keterangan saksi-saksi petunjuk, serta dokumen tertulis yang terkait kasus Munarman ini.

"Kami di Komisi III DPR RI akan mengikuti kasus Munarman ini secara seksama," tuturnya.

"Kita tunggu dulu proses yang sedang berjalan seperti apa nantinya, apakah akan terus sampai proses peradilan atau tidak," imbuh Wakil Ketua MPR RI ini.

Namun yang jelas, kata Arsul Sani, Munarman bisa menguji tindakan yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror itu melanggar hukum atau tidak, dengan mengajukan pra peradilan.

"Munarman sebagai subyek yang dikenakan tindakan, bisa menguji tindakan Polri ini melalui praperadilan," demikian Arsul Sani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya