Berita

Mantan Menteri Luar Negeri AS dan Dewan Keamanan Nasional AS, John Kerry/Net

Dunia

Mantan Menlu AS John Kerry Bantah Berbagi Informasi Tentang Serangan Israel Di Suriah Dengan Iran

RABU, 28 APRIL 2021 | 09:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Menteri Luar Negeri AS John Kerry membantah bahwa dia membocorkan informasi rahasia kepada Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengenai operasi rahasia Israel yang menargetkan pasukan Iran di Suriah dalam setidaknya 200 serangan.

"Saya jelaskan, cerita ini dan tuduhan ini benar-benar salah," tulis Kerry di twitter.

Rekaman pada bulan Maret bocor ke media sosial, di mana dalam rekaman itu Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menatakan bahwa Kerry memberi informasi tentang Israel menargetkan pasukan Iran di Suriah, setidaknya 200 kali.


Tidak dijelaskan kapan rekaman itu dibuat dan apakah saat itu Kerry masih menjabat di Departemen Luar Negeri. Dalam rekaman itu, terdengar Zarif seperti yang takjub dengan laporan itu.

"Mantan Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang mengatakan kepada saya bahwa Israel telah melancarkan lebih dari 200 serangan terhadap pasukan Iran di Suriah," kata Zarif dalam rekaman itu, seperti dilaporkan Iran International, Selasa (27/4).

Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan dalam konferensi persnya, bahwa ia tidak bisa mengatakan apakah rekaman itu asli atau tidak, tetapi rekaman itu sudah beredar luas.

Pemimpin Partai Republik Kevin McCarthy mengecam Kerry dengan mengatakan tuduhan itu cukup serius melihat posisi Kerry sebagai Dewan keamanan nasional.

Kerry melakukan perjalanan ke Iran pada 2018 untuk bertemu dengan Zarif mengenai penarikan pemerintahan Trump dari kesepakatan nuklir yang ia bantu negosiasikan dengan posisinya sebagai menteri luar negeri Presiden Obama. Diduga selama pertemuan itu Kerry membagi  informasiknya kepada Zanif tentang 200 serangan tidak dilaporkan ke publik sampai enam bulan kemudian.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya