Berita

Bupati Jember, Hendy Siswanto/Net

Nusantara

Bupati Hendy Ingin Jember Dikelilingi Faskes Mumpuni Yang Mengayomi Masyarakat

RABU, 28 APRIL 2021 | 08:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bupati Jember, Hendy Siswanto memiliki cita-cita mulia dalam membangun daerahnya. Dia ingin agar Kabupaten Jember dikelilingi fasilitas kesehatan (faskes) milik pemerintah yang mumpuni dalam mengayomi masyarakat.

Sebagai langkah konkret, Hendy mulai mencanangkan pembangunan infrastruktur faskes yang akan dimulai pada tahun depan. Dalam program ini, Hendy akan melakukan peningkatan gedung serta teknologi sdan sumber daya manusianya (SDM) pada tiga rumah sakit daerah. Termasuk pada 50 puskesmas yang ada.

“Jember harus punya rumah sakit yang hebat. Seluruh penyakit dapat ditangani dengan maksimal di Jember, jadi tidak perlu lagi jauh-jauh ke Surabaya. Cukup berobatnya di Jember saja," ucap Hendy seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (28/4).


Pemkab Jember memiliki tiga rumah sakit daerah, yakni RSD dr. Subandi Jember, RSD Balung dan RSD Kalisat. RSD dr. Subandi adalah rumah sakit rujukan Jawa Timur bagian Timur.

Nnatinya, Bupati Hendy akan meningkatkan bangunan RSD dr. Soebandi menjadi 10 lantai.

"Mengingat RSD dr. Soebandi merupakan rumah sakit rujukan dari 6 Kabupaten/kota di luar Jember, seperti Lumajang, Kota/ Kabupaten Probolinggo, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi," ujarnya.

Di samping itu, Kabupaten Jember didukung jumlah penduduk mencapai 2,6 juta jiwa. Ini akan menjadi modal dasar awal layanan kesehatan bagi RSD dr. Subandi Jember.

"Kami akan mempersiapkan konsep design untuk pembangunan fisik, pengembangan SDM tenaga kesehatan serta teknologi yang terintegrasi untuk seluruh rumah sakit dan puskesmas di kabupaten Jember," tutup Hendy.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya